Advertisement
Iran Tuduh Trump Picu Kerusuhan hingga Korban Meninggal
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai sosok yang bertanggung jawab atas meningkatnya ketegangan dan jatuhnya korban jiwa dalam rangkaian protes yang mengguncang Iran sejak akhir 2025. Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei melalui unggahan di platform X, Sabtu (17/1/2026).
“Kami menilai Presiden AS bertanggung jawab atas korban jiwa, kerusakan, serta fitnah yang ditujukan kepada bangsa Iran,” tulis Khamenei dalam unggahannya.
Advertisement
Protes Meluas Sejak Akhir 2025
Gelombang demonstrasi mulai merebak di Iran pada penghujung Desember 2025. Aksi tersebut dipicu kekhawatiran publik atas inflasi yang terus merangkak naik seiring melemahnya nilai tukar rial. Situasi semakin memanas setelah Reza Pahlavi, putra dari Shah Iran yang digulingkan pada 1979, menyerukan mobilisasi rakyat pada 8 Januari 2026.
BACA JUGA
Sejak hari itu, intensitas aksi meningkat dan pemerintah memblokir akses internet sebagai langkah keamanan.
Di berbagai kota, unjuk rasa berkembang menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Seruan anti-pemerintah terdengar di jalan-jalan, sementara laporan mengenai korban baik dari pihak demonstran maupun aparat terus muncul.
Respons Keras dari Amerika Serikat
Pada akhir Desember, Trump menyatakan bahwa AS siap mendukung serangan baru terhadap Iran bila negara itu kembali mengembangkan program rudal dan nuklirnya. Ia juga melontarkan ancaman akan melancarkan serangan besar jika ada demonstran yang tewas saat aksi berlangsung.
Trump bahkan menegaskan kesediaannya untuk “membantu rakyat Iran” jika situasi dianggap memerlukan intervensi.
Pernyataan-pernyataan tersebut, menurut Khamenei, turut memicu ketidakstabilan dan menambah tekanan bagi pemerintah Iran di tengah krisis ekonomi dan sosial yang sedang berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Saham Meta Turun 23 Persen, Isu PHK 20 Persen Karyawan Mencuat
- KPK Ungkap Permintaan Rp515 Juta untuk THR Forkopimda di Cilacap
- Arsenal Tak Terbendung, Kalahkan Everton dan Jauhi Manchester City
- Target Pemerasan Rp750 Juta, Bupati Cilacap Kantongi Rp610 Juta
- Konflik AS, Israel, Iran Ancam Infrastruktur AI Global
- F1 Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi 2026 karena Konflik Timur Tengah
- Stok Pencegat Rudal Israel Menipis
Advertisement
Advertisement







