Advertisement
Pemerintah Tegaskan Tak Ada Perekrutan CPNS Guru pada 2022

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan tidak ada perekrutan CPNS guru pada 2022. Rekrutmen hanya dibuka untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Pengadaan ASN pada 2022 dilakukan hanya untuk PPPK,” kata Tjahjo lewat keterangan pers, Senin (20/9/2021).
Advertisement
BACA JUGA: Ditagih Kompensasi karena Terus Bermasalah, Ini Jawaban Indihome
Alhasil, salah satu dampak yang terjadi adalah Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru pada 2022 tidak akan berlangsung.
Tjahjo mengatakan bahwa formasi Guru PPPK Tahun 2021 sesungguhnya telah dibuka untuk 1.000.000 formasi. Namun, setelah melalui seleksi, hanya terdapat 507.848 formasi guru PPPK.
"Oleh karena itu, pada 2022 sisa formasinya akan dibuka kembali untuk diusulkan oleh pemerintah daerah (pemda)," ujarnya.
Dia melanjutkan, pemerintah juga akan membuka formasi guru agama di sekolah negeri pada pengadaan ASN pada 2022 karena pada 2021 hanya sekitar 22.000 formasi yang dialokasikan.
Sementara itu, formasi guru PPPS tersebut juga berpotensi untuk dialokasikan bagi Tenaga Honorer Kategori (THK) II yang memenuhi syarat dengan kebijakan afirmasi yang lebih berpihak kepada guru THK-II daripada guru honorer lainnya.
Kendati demikian, dia menyebutkan masih terdapat Guru THK-II yang berpendidikan di bawah lulusan sarjana (S1) sehingga tidak memenuhi syarat sebagai guru seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Oleh sebab itu, Tjahjo mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan pendidikan para guru tersebut.
"Salah satunya ialah dengan mekanisme rekognisi pembelajaran lampau (RPL) yang bisa diselenggarakan oleh Kemendikbudristek sendiri," ujarnya.
Selain itu, dia melanjutkan untuk mengakomodasi penanganan sisa guru THK-II dan tenaga teknis yang masih berpotensi untuk dapat mengikuti seleksi dan diangkat sebagai PPPK, Kemenpan RB telah mengusulkan tambahan jumlah formasi pada tahun 2022 ke Kementerian Keuangan.
BACA JUGA: Isi Pengakuan Terpidana Suap Irjen Pol. Napoleon Bonaparte yang Aniaya Muhammad Kece karena Agama
Dia mengaku belum dapat memastikan jumlah formasi untuk tahun depan. Namun begitu sisa formasi yang tidak terisi pada tahun ini akan kembali dibuka tahun depan.
"Misalnya, dengan tidak mensyaratkan seleksi kompetensi teknis, atau cukup dengan seleksi kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara sehingga peluang kelulusannya sangat besar," kata Tjahjo.
Sekadar informassi, data sementara hasil seleksi Guru PPPK Tahun 2021 mencatatkan bahwa lebih dari 98 persen peserta dapat melampaui nilai ambang batas (passing grade) dalam seleksi kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ini Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
- Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
Advertisement

Jadwal Kereta Bandara Xpress Hari Ini Jumat 4 April 2025, Berangkat dari Stasiun Tugu, Wates dan YIA
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kapan Prabowo Bertemu Megawati, Ini Kata Elite PDIP dan Gerindra
- 241 Kecelakaan Terjadi Saat Mudik, 24 Orang Meninggal Dunia
- Tak Jadi Vidcall, Megawati Titip Pesan ke Prabowo lewat Didit
- Elon Musk Masih Jadi Orang Paling Tajir Sejagad
- Dongkrak Produktivitas Pertanian, Kementan Genjot Distribusi Alsintan Modern Bagi Petani
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
- Khofifah Minta Bos Maspion Pastikan Tidak Ada PHK di Jatim
Advertisement
Advertisement