Tribun GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Penonton Jadi Korban
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Foto ilustrasi pengungsi warga Lebanon. - Antara/Anadolu
Harianjogja.com, BEIRUT—Gelombang pengungsian besar-besaran melanda Lebanon setelah tentara Israel mengeluarkan perintah evakuasi massal yang memicu eksodus warga sipil pada Sabtu (7/3/2026).
Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa jumlah pengungsi dipastikan akan terus melonjak tajam seiring meluasnya jangkauan agresi militer yang menyasar berbagai wilayah pemukiman di negara tersebut.
Instruksi dari pasukan Zionis yang mendesak warga segera meninggalkan zona-zona luas di seluruh penjuru Lebanon telah menciptakan situasi darurat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Langkah evakuasi paksa ini tidak hanya menyasar wilayah perbatasan, tetapi juga merambah ke area yang sebelumnya dianggap relatif aman, sehingga memicu kebingungan kolektif di tengah masyarakat.
Koordinator Kemanusiaan PBB di Lebanon, Imran Riza, mengungkapkan kepada Reuters bahwa eskalasi dalam dua hari terakhir benar-benar di luar kendali akibat skala perintah pengosongan wilayah yang sangat masif.
Kepanikan melanda seluruh negeri karena warga harus meninggalkan rumah mereka dalam waktu singkat tanpa persiapan yang memadai.
"Sejauh ini, sekitar 100.000 orang tinggal di sekitar 477 penampungan bersama, sementara sekitar 57 penampungan masih memiliki sisa ruang, tetapi kapasitasnya langsung penuh," katanya.
Riza menyoroti bagaimana warga Lebanon kini terjebak dalam pusaran ketakutan tanpa arah tujuan yang jelas setelah menerima peringatan dari pihak Israel.
Fenomena warga yang berhamburan ke jalanan tanpa titik pengungsian yang pasti menjadi pemandangan umum, yang secara otomatis menekan fasilitas penampungan yang sudah ada.
"Warga berhamburan kemana-mana tanpa tujuan yang pasti, dan saya yakin jumlahnya akan langsung bertambah," katanya, mengutip kejadian serupa di penampungan Beirut, di mana jumlah keluarga naik dari 90 menjadi 150 dalam sehari.
Krisis ini semakin diperparah dengan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah besar yang dirilis secara resmi oleh otoritas kesehatan setempat. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa 123 orang tewas dan 683 lainnya terluka akibat serangan udara maupun artileri Israel yang menghantam pemukiman warga.
Kondisi di lapangan semakin kritis mengingat fasilitas medis juga terdampak, di mana sejumlah petugas kesehatan dilaporkan menjadi korban dalam tugas.
Riza menyerukan urgensi penghormatan terhadap hukum humaniter internasional guna melindungi warga sipil dan tenaga medis yang kini berada di garis depan krisis kemanusiaan paling parah di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Kebakaran lahan melanda dua kalurahan di Imogiri, Bantul. Delapan titik api menghanguskan sekitar delapan hektare lahan perbukitan dan memicu operasi pemadaman
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.