Cara Cek Status Penerima KJP Online Pakai NIK, Simak Langkahnya
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.
Planet Jupiter/ronggaside.blogspot.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Planet raksasa Jupiter baru saja ditabrak oleh batu luar angkasa dan seorang astronom amatir menangkapnya di kamera.
Planet raksasa itu sudah berulang kali dihantam asteroid secara cukup teratur.
Pengamat astronomi amatir Brasil José Luis Pereira menangkap bidikan penabrak ini (kilat terang di kiri tengah) menghantam Jupiter pada 13 September 2021.
"Saya seorang pengamat planet yang tekun. Ketika planet Jupiter, Saturnus, dan Mars berlawanan, saya mencoba membuat gambar di setiap malam yang memungkinkan langit cerah. Terutama planet Jupiter, favorit saya." Ujarnya dilansir dari Space.com.
Pada hari Minggu (12 September) dan Senin, Pereira memasang peralatannya di São Caetano do Sul, di negara bagian São Paulo, Brasil bagian tenggara. Seperti pada malam-malam lainnya, dia berniat untuk memotret Jupiter dan merekam video untuk program DeTeCt, berupaya menemukan dan mengkarakterisasi dampak pada planet raksasa itu.
Cuaca buruk saat itu, tetapi Pereira bertahan, mengumpulkan serangkaian 25 video Jupiter, tanpa jeda waktu di antara mereka.
"Yang mengejutkan saya, dalam video pertama saya melihat cahaya yang berbeda di planet ini, tetapi saya tidak terlalu memperhatikannya dan saya terus menonton dengan normal," tulis Pereira.
Dia memasukkan video ke dalam program DeTeCt, lalu pergi tidur.
"Saya memeriksa hasilnya pada pagi hari tanggal 14, ketika program memperingatkan dan memverifikasi bahwa memang ada rekaman tak lazim di video pertama malam itu," tulis Pereira.
Dia kemudian mengirimkan informasi tersebut ke Marc Delcroix dari French Astronomical Society, yang mengkonfirmasi bahwa Pereira memang merekam rekaman benturan yang terjadi Senin pukul 18:39. EDT (2239 GMT).
"Bagi saya itu adalah momen emosi yang luar biasa, karena saya telah mencari catatan peristiwa [seperti] ini selama bertahun-tahun," tulis Pereira.
Karena mengorbit dekat dengan sabuk asteroid utama dan memiliki tarikan gravitasi yang kuat, Jupiter cukup sering dihantam. Pada bulan Juli 1994, misalnya, pecahan-pecahan dari Comet Shoemaker-Levy 9 yang terkenal menabrak Jupiter, menciptakan memar besar di atmosfer tebal planet yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Bekas luka itu membuka jendela langka ke Jupiter di bawah puncak awan, dan astronom profesional memanfaatkan kesempatan itu. Mereka mempelajari lokasi tumbukan dengan berbagai teleskop yang kuat, menyempurnakan pemahaman kita tentang komposisi atmosfer raksasa gas itu.
Tabrakan keras lainnya terjadi 15 tahun kemudian, ketika sebuah asteroid meninju bekas luka seukuran Samudra Pasifik ke udara Jupiter yang berputar. Seperti lesi Shoemaker-Levy 9, noda itu bertahan cukup lama untuk dimobilisasi oleh para astronom profesional.
Sedangkan tabrakan pada 13 September tampaknya tidak ada bekas luka yang terlihat (seperti halnya peristiwa kilatan dampak sebelumnya.) Objek itu mungkin terlalu kecil untuk mencapai atmosfer yang lebih dalam," tulis astrofotografer Damian Peach di Twitter, Rabu, di mana ia memposting foto indah dari Jupiter satu jam setelah ditabrak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Arief Hidayat menilai penyadapan Presiden Prabowo bisa masuk kategori makar jika melibatkan pihak asing dan mengancam kedaulatan negara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 8 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Leeds United menang 1-0 atas Tottenham Hotspur berkat gol Noah Okafor menit ke-79 sekaligus mengakhiri puasa kemenangan lima pertandingan.
Shin Tae-yong dan Rizky Ridho mengkritik kondisi rumput JIS setelah Persija Jakarta menang 1-0 atas Persebaya Surabaya.