Penurunan Level PPKM Bukan Berarti Bebas Kumpul-kumpul

Sejumlah petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan, Ancol, Jakarta, Senin (22/7 - 2019). Wisata gratis bagi 20 ribu petugas PPSU tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada petugas yang telah menjaga kebersihan Ibu Kota. ANTARA
17 September 2021 18:57 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Penurunan level PPKM diperkirakan berimplikasi pada peningkatan mobilitas masyarakat, terutama pada masa liburan.

Jika hal ini terjadi, maka fenomena tersebut akan berbanding lurus terhadap peningkatan kasus Covid-19.

Untuk itu, pengetatan PPKM Level 1-4 sebelumnya yang terbukti berhasil dalam menurunkan kasus Covid-19 di sejumlah daerah menjadi sia-sia ketika ada peningkatan kasus lagi.

Karena itu, pengelola tempat wisata, tempat makan, tempat hiburan maupun pusat perbelanjaan diimbau untuk terus melakukan pengawasan ketat selama jam operasional berlangsung guna menghindari kerumunan atau pelanggaran protokol kesehatan.

Penurunan level PPKM bukan berarti bebas untuk berkumpul. Terlebih dengan meningkatnya jumlah orang yang divaksin di Indonesia membuat masyarakat merasa aman kemana saja.

BACA JUGA: Bukan Makan Berlebihan, Rupanya Ini Penyebab Obesitas

Padahal vaksin tidak membuat kebal akan virus Corona sehingga masih ada potensi bagi kita untuk menularkan atau tertular.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat tidak egois. Jika memang tidak ada urusan mendesak, maka tetap di rumah saja. Kalaupun harus keluar rumah, pastikan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Mari kita patuhi aturan terkait PPKM, untuk saling menjaga keselamatan kita semua. Pandemi belum selesai ingat varian delta masih mengintai kita jadi kita harus terus waspada,” Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari @kemenkes_ri, Jumat (17/9/2021).

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Sumber : Bisnis.com