Perempuan Lebih Banyak Rasakan Efek Samping Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dari Pfizer di Puskesmas Lebak Bulus, Jakarta, Senin (23/8/2021). - Antara
08 September 2021 15:17 WIB Novita Sari Simamora News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Perempuan lebih banyak merasakan efek samping seusai divaksin Covid-19 dibandingkan laki-laki. Ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang  berbeda.

Menurut laporan dari Times of India, Rabu (8/9/2021), efek samping dari vaksin Covid-19 di tubuh perempuan muncul karena sistem kekebalan yang bereaksi terhadap patogen asing, tubuh Anda cenderung menunjukkan reaksi yang dapat berubah dari ringan hingga parah.

Gejala yang mungkin tampak mirip dengan gejala Covid-19 adalah menyerupai respons imun yang diaktifkan oleh infeksi virus corona. Gejala yang muncul yakni demam, kelelahan, mual hingga sakit tubuh.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dalam laporan Morbidity and Mortality menyebutkan penyebab perbedaan efek samping Covid-19 pada tubuh perempuan dan pria, berhubungan dengan sistem kekebalan.

Ketika seseorang menerima vaksin, sistem kekebalan tubuh diaktifkan, yang menghasilkan antibodi untuk melawan patogen berbahaya. Ini menyebabkan adanya respons peradangan dalam tubuh, yang menyebabkan berbagai efek samping.

Sementara laporan menunjukkan bahwa wanita lebih rentan terhadap efek samping vaksin, tetapi pria tidak terlalu banyak mengalami efek samping. Sebab sistem kekebalan pria yang lebih kuat. Penelitian juga mengklaim bahwa wanita menghasilkan antibodi yang lebih kuat dibandingkan dengan rekan pria mereka.

Mengalami efek samping adalah proses alami dan seseorang tidak perlu khawatir akan hal itu.

Sementara wanita lebih rentan mengalami efek samping vaksin Covid-19, banyak peneliti percaya bahwa itu bisa disebabkan oleh faktor perilaku. 

Sumber : JIBI/Bisnis.com