Jokowi Bersyukur Pandemi Covid-19 Semakin Membaik

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi COVID-19 dari pintu ke pintu, di Kampung Pengampaan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (31/08/2021) pagi - Foto: BPMI Setpres - Muchlis Jr
31 Agustus 2021 14:27 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 di Tanah Air dari hari ke hari semakin terkendali.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semuanya, situasi pandemi Covid-19 hari demi hari semakin membaik, baik untuk BOR [Bed Occupancy Rate]-nya maupun kasus hariannya,” kata Jokowi usai meninjau kegiatan vaksinasi di Cirebon, Jawa Barat, Senin (30/8/2021), dikutip dari YouTube Setpres.

BACA JUGA : Surya Paloh Bangga Atas Kerja Keras Jokowi Tangani Pandemi

Meskipun demikian, Jokowi meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan secepatnya ikut progam vaksinasi.

Adapun, dalam kegiatannya kali ini, Presiden Jokowi meninjau proses vaksinasi door to door atau pintu ke pintu di Kampung Pengampaan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang menargetkan 500 warga.

“Pada hari ini saya berada di Kampung Pengampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, di mana kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door). Ini jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi ini bisa kita percepat bersama-sama,” ujar Jokowi.

Presiden menyampaikan apresiasi kepada Badan Intelijen Negara (BIN) yang telah bekerja keras untuk menyukseskan gelaran vaksinasi door to door ini.

BACA JUGA : Puan Maharani Dukung Jokowi dalam Mengatasi Pandemi 

Selain itu, Presiden pun berterima kasih kepada Wali Kota Cirebon dan Gubernur Jawa Barat atas dukungannya dalam kegiatan ini.

Adapun, data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan, per 30 Agustus 2021, total sekitar 62,3 juta penduduk telah divaksinasi dosis pertama dan 35,3 juta lainnya mendapatkan vaksin dosis kedua.

Pemerintah sendiri menargetkan sekitar 208,5 juta penduduk divaksinasi lengkap hingga akhir tahun atau awal tahun depan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia