Kirab Satu Suro Keraton Kasunanan Surakarta Ditiadakan

Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Kota Solo. - Dok Solopos
06 Agustus 2021 12:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta meniadakan tradisi Kirab Malam Suro atau Kirab Kerbau Kyai Slamet.

Kepala Lembaga Dewan Adat ( LDA) Kraton Kasunanan Surakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR), Wandansari, menjelaskan bahwa masa PPKM ini hanya akan dilakukan doa di rumah masing- masing.

Namun kemungkinan, urainya bisa dilakukan di Dalem Kayonan, komplek Keraton Kasunanan Surakarta, 9 Agustus malam.

"Kita nanti hanya melakukan doa doa saja dirumah. Tidak melakukan kegiatan, namun kemungkinan juga akan kita gelar doa bersama di Dalem Kayonan hanya keluarga saja," ungkapnya pada, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Margaria Group Berikan Vaksinasi Covid-19 untuk Semua Karyawan

"Kita berharap di tahun baru jawa atau Tahun Baru Alip besok semua diberikan kesehatan, keselamatan dan pandemi segera berlangsung," tambah sosok yang akrab disapa Gusti Moeng tersebut.

Sementara Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Dipo Kusumo atau yang kerap disapa Gusti Dipo selaku Pengageng Parentah Kraton Kasunanan Surakarta ini, juga menjelaskan sementara meniadakan Tradisi Kirab Pusaka Keraton.

Hal itu menurutnya karena masih situasi pandemi Covid-19.

"Sementara kita tiadakan mas, karena masih situasi seperti ini," tuturnya.

Baca juga: Angka Kematian RI karena Covid Masih Tertinggi

Namun demikian, Gusti Dipo mengungkapkan bahwa di kalangan internal keraton nantinya akan digelar tradisi leluhur dengan cara memberikan doa doa.

"Tradisi ini akan tetap kita gelar dengan doa doa di internal Kraton mas, namun tetap kita batasi tentunya dengan prokes," tegasnya.

Dirinya menambahkan, bahwa saat ini pihak Kraton dan Tim Satgas Covid-19 Kota Solo masih dalam rapat pembahasan bagaimana nanti teknis pelaksanaannya.

Sementara untuk rencana, Gusti Dipo menambahkan kemungkinan pelaksanaannya pada seperti tahun sebelumnya.

"Mungkin akan kita laksanakan di tempat atau Bangsal Maligi, didalam Kraton saja, namun bentuk pelaksanaannya baru kita rapatkan," pungkasnya.

Sumber : Suara.com