Aksara Jawa hingga Pegon Masuk Domain Internet, Ini Tantangannya
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10). /ANTARA FOTO-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta para pemimpin untuk tidak memberikan ketegangan kepada masyarakat di tengah kasus Covid-19 yang terus bertambah. Menurutnya lebih baik para pimpinan bisa mengabarkan penanganan yang membuat masyarakat lebih tenang.
Itu disampaikan Prabowo dalam webinar bertajuk Optimalisasi Industri Pertahanan Dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21.
"Pada para pimpinan menimbulkan kesejukan, menimbulkan ketenangan, menyampaikan masalah dengan baik, jangan menimbulkan ketegangan," kata Prabowo ditulis Sabtu (10/7/2021).
Selain itu Prabowo juga berpesan kepada bangsa Indonesia harus optimis tanpa harus merasa panik. Ia meyakini kalau pandemi Covid-19 yang tengah melanda bisa teratasi.
Akan tetapi salah satu solusinya ialah disiplin. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, satu-satunya cara untuk menurunkan angka infeksi ialah mengurangi mobilitas untuk hal-hal yang tidak perlu.
Baca juga: Polda DIY Punya Selter Khusus untuk Anggota dan Keluarganya
"Jadi benar-benar kita harus patuh kepada pimpinan, kepada pejabat-pejabat pemerintah, saya mohon semua ambil peran serta," tuturnya.
Selain disiplin, kekompakan juga diperlukan supaya Indonesia bisa segera melewati masa-masa kritis seperti sekarang ini. Apalagi ditambah dengan adanya virus varian Delta yang menyebar lebih cepat ketimbang varian sebelumnya.
Ia meminta agar seluruh pihak tidak perlu lagi saling berdebat karena berbeda pandangan soal pandemi Covid-19.
"Untuk itu kita harus sangat kompak, untuk itu kita harus meninggalkan perasaan perbedaan pandangan, kita harus tinggalan perbedaan-perbedaan, kita jangan menghujat siapa pun, mengkritik dengan baik, tapi tolong kita harus mencapai atau membangun suatu ketenangan, kekompakan." pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Jogja menyelenggarakan kegiatan Gebyar Sumpah Pemuda Tahun 2026 di halaman Dispora Kota Jogja, Rabu.
DPRD Bantul menekankan pentingnya sinergi pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan anak.
Silmy Karim dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Bappenas menyiapkan Peta Jalan Bioekonomi Indonesia yang ditargetkan diadopsi akhir 2026 untuk memperkuat industri dan ekonomi berkelanjutan.