Catat! 6 Tips Isolasi Mandiri di Rumah untuk Pasien Covid-19

Istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fery Farhati dan anak-anaknya mnegunjungi Anies yang tengah menjalani isolasi mandiri karena Covid-19. - Instagram @fery.farhati
15 Juni 2021 23:57 WIB Anissa Putri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Isolasi mandiri untuk pasiden Covid-19 menjadi salah satu opsi yang bisa dilakukan oleh warga. Pasalnya, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia naik signifikan setiap hari diiringi dengan mulai penuhnya keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 28 Juni 2021. Keputusan itu diambil setelah adanya tren peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang signifikan selama dua pekan terakhir.

Saat terinfeksi Covid-19, banyak orang merasa khawatir dan bingung mengenai apa yang harus dilakukan. Padahal, isolasi mandiri di rumah dapat diterapkan jika pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan bergejala ringan atau tidak bergejala sama sekali (OTG).

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Premier Bintaro dokter Astri Indah Prameswari membagikan tips kepada para pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Jika Anda merasakan gejala-gejala virus Corona, berikut 6 tips isolasi mandiri di rumah yang dapat dilakukan oleh pasien Covid-19:

1. Oxymeter
Oxymeter berfungsi untuk mengukur saturasi oksigen di dalam tubuh, sehingga Anda harus waspada bila saturasi oksigen di dalam tubuh anda berada dibawah 95, terutama bagi Anda yang tidak memiliki riwayat sakit paru-paru.

2. Cairan Pembilas Hidung
Cairan pembilas hidung memiliki fungsi untuk membantu membersihkan dan melancarkan saluran pernafasan. Lakukan pembilasan hidung sebanyak 3 kali sehari.

3. Obat Kumur Antiseptik
Berkumur sebanyak 3 kali sehari menggunakan obat kumur antiseptik berguna untuk membersihkan virus yang ada di rongga mulut dan tenggorokan.

4. Latihan Pernapasan
Melakukan latihan pernapasan secara berkala dapat dilakukan menggunakan alat bantu seperti sedotan dan gelas berisi air yang diberi cairan antiseptik. Caranya tarik dan buang napas melalui sedotan secara perlahan sampai udara di dalam paru-paru habis. Dengan membuang napas panjang itu akan membantu Anda untuk mengeluarkan udara kotor dari paru-paru.

5. Tidur dalam Posisi Tengkurap
Hal ini dilakukan sesering mungkin dengan menggunakan bantal yang menopang bagian dada dan wajah. Karena dalam keadaan tengkurap, pertukaran oksigen dalam paru menjadi lebih lancar.

6. Obat dan Vitamin
Mengkonsumsi obat dan vitamin seperti vitamin C, B3, dan Zinc sesuai anjuran dokter.

Bila kondisi tubuh semakin memberat, segera periksakan diri ke rumah sakit. Walaupun sudah sembuh dari Covid-19, masih ada kemungkinan akan terinfeksi kembali apabila tidak dapat menjaga diri. Jaga kesehatan dan jalani pola hidup sehat.

Sumber : Bisnis.com