Advertisement
BUMN Jadi "Bapak Angkat" untuk 17 Cabang Olahraga. Ini Maksudnya...
Ilustrasi tenis lapangan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan usaha milik negara (BUMN) akan dijadikan "bapak angkat" untuk 17 cabang olahraga pilihan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
"Jadi, masing-masing BUMN itu menjadi bapak angkat dari cabor [cabang olahraga] itu masing-masing," kata Zainudin dalam konferensi virtual, Jumat (11/6/2021) malam.
Advertisement
Konferensi pers yang digelar dari Yogyakarta itu dalam rangka sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 3/2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
"Kita sekarang ini akan jalan bareng antara Inpres dan mudah-mudahan segera terbit Perpres tentang Grand Desain Olahraga," kata dia.
Zainudin menjelaskan bahwa dalam grand desain olahraga itu hanya ada 14 cabang olahraga unggulan, kemudian tiga cabang olahraga yang digemari masyarakat
"Saya beri contoh, bulu tangkis itu masuk di 14 cabor unggulan, kemudian angkat besi, panahan, menembak, dan sebagainya karena sasaran kita olimpiade," kata dia.
Baca juga: Covid-19 Menyebar di Acara Yasinan, Awal Mula Klaster di Kalasan yang Menelan Korban
Meski demikian, kata dia, ada tiga cabang olahraga yang memang secara pencapaian prestasi masih harus bekerja lebih keras, tetapi masyarakat sangat meminatinya, yakni sepak bola, basket, dan voli.
"Jadi, ada 17 cabor kami sudah bicara Kementerian BUMN, kita juga akan menjalin kerja sama," kata Zainudin.
Dalam Inpres Sepak Bola, dia menjelaskan bahwa salah satu tugas kementerian yang dipimpinnya adalah mengoordinasikan dengan semua stakeholder, termasuk kementerian dan lembaga.
"Kami sudah membuat MoU yang sekarang sedang disiapkan PKS (perjanjian kerja sama) antara saya dan Mendikbud dan Ristek. Sudah buat itu," kata dia.
Selain itu, kata dia, Kemenpora juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, dan dengan kementerian-kementerian lainnya.
"Jadi, secara teknisnya akan dijalankan oleh federasi. Tetapi, dukungan dan untuk membuat supaya maksimal dari kelembagaan dan kementerian yang ada, itu menjadi tugas kami," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja-YIA di Wates Cair hingga Rp6 Miliar per Bidang
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Selat Hormuz Jalur Vital 20 Persen Minyak Dunia, Kini Macet
- Bahaya Overhidrasi, Minum Berlebihan Bebani Ginjal
- THR 2026 Harus Lunas H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
- Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh
- Tanah Longsor di Sriharjo Bantul, Batu Besar Jebol Tembok Rumah Warga
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
Advertisement
Advertisement







