Advertisement
Megawati Akan Didampingi Tiga Anaknya Saat Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat peluncuran buku "Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam" yang dipusatkan di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (24/3/2021). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri akan didampingi tiga anaknya, dalam pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI (Unhan), hari ini, Jumat (11/6/2021).
Pada momen istimewa itu, tiga putera-puterinya akan ikut menyaksikan secara langsung penganugerahan yang digelar di Aula Merah Putih, Unhan, Bogor. Tiga keluarga Megawati itu yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani.
Advertisement
"Mas Tatam, Mas Nanan dan Mbak Puan akan menghadiri pengukuhan gelar kepada Ibu Megawati. Mbak Puan juga hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DPR RI," jelas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).
Diketahui, hari ini sekitar pukul 13.30 WIB, Unhan RI akan melakukan sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan jabatan Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan kepada Megawati Soekarnoputri.
Acara ini akan dihadiri sejumlah pejabat negara serta Menteri Kabinet seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta undangan lainnya. Dalam pelaksanaanya, Unhan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
"Sejumlah mantan menteri yang bekerja di era pemerintahan Ibu Megawati turut hadir. Apalagi beberapa dari mereka kini bergelar profesor. Untuk diketahui, Ibu Megawati sampai kini menjalin hubungan baik dengan para menterinya," kata Hasto.
Berdasarkan urutan acara, usai pembacaan Surat Keputusan Mendikbudristek, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Megawati Soekarnoputri dan pemutaran video profil secara singkat.
"Ibu Megawati akan menyampaikan orasi ilmiah sebelum dikukuhkan," ucap Hasto.
Hasto mengatakan saat Pemerintahan Megawati (2001 - 2004) Indonesia menghadapi krisis multidimensi namun pada akhirnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri.
Hal itu ditambah lagi dengan kiprah Megawati selama ini termasuk dalam memimpin PDIP mendorong sejumlah Guru Besar dalam dan Luar Negeri mengusulkan Megawati layak diberi gelar Profesor Kehormatan.
Hasto mengatakan kader PDIP bangga atas pencapaian Megawati selama ini.
"Sebelum penganugerahan Profesor Kehormatan ini, Ibu Megawati telah menerima sembilan gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri. Atas seluruh penganugerahan ini, PDI Perjuangan bangga dibawah kepemimpinan Beliau,” ujar Hasto.
Kepemimpinan Megawati, imbuhnya, sangat kuat dan penuh tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
"Berbeda dengan lainnya, Beliau mempersiapkan calon pemimpin nasional bagi masa depan dan juga pemimpin di berbagai daerah," ujar Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Malam Tahun Baru 2026 di DIY Kondusif, 88 Lokasi Diamankan
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Smartphone T1 Donald Trump Alami Penundaan Pengiriman
- BYD Yuan Max Terpantau Uji Jalan, Crossover Listrik Baru
- Cegah Predator Digital, Polisi Denmark Patroli di Game
- Parakan Night Festival Dongkrak UMKM di HUT Temanggung
- Animal Rescue Dominasi Evakuasi Damkar Sleman 2025
- Donnarumma Prioritaskan City dan Tiket Italia ke Piala Dunia
- ByteDance Gandeng Vivo dan Lenovo Kembangkan Smartphone AI
Advertisement
Advertisement



