Advertisement
Presiden Minta Pembelajaran Tatap Muka Digelar 2 Kali Sepekan
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait vaksin Covid/19 di Istana Merdeka, Rabu, 16 Desember 2020 / Youtube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka dilakukan dengan ekstra hati-hati pada tahun ajaran baru nanti. Permintaan itu disampaikan Jokowi menyusul adanya tren peningkatan kasus Covid-19 harian setelah libur lebaran tahun ini.
Instruksi dari Presiden ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin seusai menghadiri rapat terbatas atau Ratas dengan Jokowi di Istana Negara, Senin (7/6/2021).
Advertisement
“Bapak Presiden mengarahkan bahwa pendidikan tatap muka yang nantinya bakal dimulai harus dijalankan dengan ekstra hati-hati, tatap mukanya dilakukan dengan terbatas,” kata Budi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/6/2021).
Prinsip pembelajaran tatap muka terbatas itu di antaranya peserta didik yang hadir maksimal sebanyak 25% dari kapasitas normal. Selain itu, kegiatan pembelajaran hanya dapat dilakukan maksimal dua kali dalam satu pekan dengan durasi maksimal dua jam satu kali pertemuan.
“Dipastikan oleh beliau [Jokowi], pendidikannya dilakukan dengan metode tatap muka terbatas maksimal 25% dari jumlah murid yang hadir, maksimal seminggu dua kali, sekali datang hanya dua jam,” ujarnya.
Hanya saja, dia menegaskan, pilihan terakhir pembelajaran tatap muka itu sepenuhnya diserahkan kepada orang tua atau wali peserta didik yang bersangkutan. Di sisi lain, seluruh tenaga pendidik dan guru mesti telah divaksin Covid-19 terlebih dahulu.
“Opsi menghadirkan anak ke sekolah adalah orang tua, tugas kami adalah semua guru harus selesai divaksinasi sebelum tatap muka terbatas dilaksanakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Daftar Tol Fungsional Lebaran 2026: Jogja-Solo hingga Japek II Selatan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Juventus Tekuk Udinese 1-0, Gol Jeremie Boga Bawa ke Empat Besar
- Iran Beralih ke BeiDou China, Tinggalkan Sistem GPS AS
- Maarten Paes Clean Sheet, Ajax Hajar Sparta Rotterdam 4-0
- Man City Ditahan West Ham 1-1, Arsenal Makin Kokoh di Puncak
- Apple Pangkas Komisi App Store di China Jadi 25 Persen
- Finalissima Argentina vs Spanyol Terancam Batal Gara-Gara Venue
- Meta Tanam AI di Facebook Marketplace, Chat dan Iklan Otomatis
Advertisement
Advertisement








