Advertisement
Pemda Diminta Perkuat Mitigasi Bencana
Warga memasang peringatan tanda bahaya di sekitar daerah longsor Dusun Dlopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (9/4). - Antara/Prasetia Fauzani
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Sosial meminta pemerintah daerah memperkuat mitigasi bencana dengan memperkuat Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan stok logistik.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pemda harus cepat untuk merespons bencana. Hal itu disampaikan ketika memberi arahan kepada pemda Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Advertisement
BACA JUGA : Tingkatkan Mitigasi Bencana, Jaringan Destana Gunungkidul
"Saya mohon sekali lagi kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kecepatan merespon bencana. Saya berharap pemda turut memfasilitasi dan pelatihan-pelatihan ini terus dilakukan. Mari bekerja sama dengan seluruh pihak," katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (29/5/2021).
Risma meminta agar pemda menyiapkan dua hal. Pertama, fasilitasi pelatihan kepada Tagana di setiap daerah. Kementerian Sosial secara berkala melakukan pelatihan peningkatan kapasitas relawan Tagana.
Kedua, Mensos meminta supaya pemprov untuk menginventarisasi stok persediaan di daerah masing-masing, termasuk persediaan peralatan dan cadangan makanan.
"Nanti saya minta laporan dari masing-masing daerah kemudian kami akan evaluasi untuk mematangkan persediaannya di wilayah masing-masing," paparnya.
BACA JUGA : Sinkronisasi Kebijakan Diperlukan untuk Penanggulangan
Risma melanjutkan saat ini Kementerian Sosial telah mengirimkan stok logistik untuk Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Adapun, untuk Provinsi Jawa Timur, stok logistik disimpan di gudang di Kota Solo.
"Untuk provinsi Bali, NTB, dan NTT, kami sudah kami juga telah kirimkan stok logistik baik peralatan maupun makanan siap saji dan makanan anak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gedung Putih Klaim Lumpuhkan Total Kekuatan Angkatan Laut Iran
- Polresta Sleman Telusuri Rekaman CCTV Kasus Dugaan Penculikan di Depok
- Diskon Tarif Tol 30 Persen Sukses Pecah Kepadatan Arus Mudik Lebaran
- Daftar Tol Fungsional Lebaran 2026: Jogja-Solo hingga Japek II Selatan
- Menteri Energi AS: Perang Lawan Iran Berakhir dalam Hitungan Pekan
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Kota Jogja Senin 16 Maret 2026
- Cuaca DIY Senin 16 Maret 2026 Didominasi Hujan Ringan
Advertisement
Advertisement









