Dituding Kerap Pansos oleh Elite PDIP, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo - Ist/Humas.jatengprov.go.id
24 Mei 2021 14:27 WIB Imam Yuda Saputra News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG—Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menampik tudingan yang dilontarkan elite politik PDIP yang menyebut dirinya kerap panjat sosial atau pansos lewat media sosial untuk menaikkan elektabilitas sebagai capres pada Pilpres 2024.

Menurut Ganjar, beraktivitas di media sosial (medsos) seperti Twitter, Instagram hingga Youtube bukanlah hal yang baru. Aktivitas itu sudah ia lakukan sejak menjabat sebagai anggota DPR pada 2004.

BACA JUGA: Pemkot Jogja Akui Persentase Kematian Pasien Corona Lebih Tinggi Dibanding Nasional

"Saya sudah bermedsos sejak di DPR," kata Ganjar singkat saat dijumpai wartawan seusai acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sragen dan Demak di Gradhika Bhakti Praja, Senin (25/5/2021).

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Jateng yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP, Bambang "Pacul" Wuryanto, menyebut Ganjar terlalu berambisi mencalonkan diri sebagai presiden atau nyapres pada Pemilu 2024.

Hal itu ditenggarai dengan tingginya intensitas Ganjar di media sosial. Padahal, menurut Pacul, hal serupa tidak dilakukan kader lain PDIP.

Buntut dari ketegangan itu, Ganjar pun tidak diundang saat DPD PDIP menggelar acara pengarahan kader PDIP yang dihadiri Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP yang juga Ketua DPR, Puan Maharani, Sabtu (22/5/2021).

BACA JUGA: Ganjar Dicampakkan PDIP, Politikus PKS: Sing Sabar Mas Ganjar

Saat ditanya alasan tidak hadir dalam acara itu, Ganjar enggan banyak berkomentar. Ia hanya mengaku bahwa dirinya tidak diundang.

"Aku ki wong Jawa [saya itu orang Jawa]," tutur Ganjar sambil berlalu.

Sumber : JIBI/Solopos