Advertisement
Baru 9 Persen Warga RI Terima Vaksin Covid-19, Prokes Harus Dipatuhi
Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Indonesia sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 24.431.758 kali Per 21 Mei 2021. Sebanyak 14.685.236 orang di antaranya sudah menerima vaksin dosis pertama dan 9.746.522 orang yang sudah menyelesaikan vaksin dosis kedua.
Satgas Covid-19 mengingatkan masyarakat jangan sampai kendor dalam penerapan protokol kesehatan.
Advertisement
Selama indonesia belum mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), risiko penularan Covid-19 tetap tinggi. Kekebalan kelompok dapat tercapai setelah 70 persen dari populasi Indonesia atau 181,5 juta warga RI telah menerima vaksinasi.
"Ingat selalu untuk tetap disiplin 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun," mengutip situs covid19.go.id, Minggu (23/5/2021).
Baca juga: Hingga 23 Mei 2021, Sudah 63 Stasiun KAI Layani GeNose C19
Sementara itu, menurut Ketua Kelompok Kerja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan, vaksin dosis lengkap saja belum mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap infeksi Covid-19 di Tanah Air.
Vaksinasi perlu diikuti oleh penerapan protokol kesehatan yang terdiri dari 5M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Jangan euforia setelah divaksin, karena vaksin enggak 100 persen memberi kekebalan,” katanya, Jumat (21/5/2021).
Baca juga: 3 Bulan Terakhir, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Kulonprogo Terus Meningkat
Lebih lanjut, Erlina menjelaskan bagaimana vaksin bekerja memberikan kekebalan tubuh terhadap Covid-19. Dia menganalogikan vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh seperti tentara. Ketika dosis lengkap sudah diterima, maka tentara yang ada di dalam tubuh untuk memerangi infeksi Covid-19 makin banyak dan siap memberikan proteksi maksimal.
“Jadi vaksinasi itu tujuannya melatih sistem imun kalau ada benda asing masuk. Analoginya setelah dosis lengkap tentara yang memberikan proteksi sudah maksimal. Tetapi jadi masalah ketika mereka yang sudah divaksinasi dosis lengkap tapi tidak menggunakan masker, virus yang menginfeksi tentu bisa makin banyak. Kondisi tentara akan keletihan dan habis sangat mungkin terjadi,” tuturnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Podcast DPRD DIY Bahas Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Obesitas Anak Terus Meningkat Secara Global, Ini Penjelasannya
- HUT ke-271 DIY, Ketua Komisi A DPRD DIY Dorong Pengentasan Kemiskinan
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 14 Maret 2026 dari Tugu ke Palur
Advertisement
Advertisement







