Pengecekan Syarat Antigen Diperketat, Menhub: Jangan Sampai Lolos!

Anteran kendaraan di Pelabuhan Bakauheni yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Sabtu (8/6/2019). ASDP menyebut pemudik masih belum banyak yang kembali ke Pulau Jawa pada H2 Lebaran ini. - Bisnis/Istimewa
23 Mei 2021 06:07 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh petugas Posko Lebaran 2021 untuk memperketat pengecekan syarat rapid antigen kepada seluruh penumpang penyeberangan, khususnya yang melintas Pelabuhan Bakauheni menuju Merak.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penumpang dari Sumatra tersebut harus dipastikan negatif Covid-19 agar tidak menularkan virus ke daerah lain.

"Jangan sampai ada yang lolos, karena banyak cara yang mungkin dilakukan, kita harus melakukan kontrol dengan baik," kata Budi dalam siaran pers, Sabtu (22/5/2021).

Dia memprediksi masih akan terjadi lonjakan penumpang arus balik pada akhir pekan ini (Sabtu dan Minggu), sehingga Kementerian ingin memastikan bahwa pengecekan syarat perjalanan rapid antigen yang diwajibkan kepada penumpang, benar-benar intensif dilakukan.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penangangan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, mandatory checking rapid antigen harus dilakukan secara optimal.

Baca juga: Zona Merah Corona, Sleman Dapat Peringatan dari Satgas Covid

Ada perbedaan karakteristik, yakni di wilayah Jawa cenderung penurunan kasus aktif dan berkurangnya pasien di rumah sakit. Sementara, di wilayah Sumatra, hampir seluruh provinsi mengalami sedikit kenaikan, dan banyak daerah yang masuk kategori zona oranye dan merah.

"Kita harus kontrol dengan baik. Jangan sampai masyarakat yang terbukti positif, Covid-19 lalu lolos menyeberang dari Sumatra, maka akan menulari keluarga lainnya di Pulau Jawa" tutur Doni.

Di Lampung dan Bakauheni, tercatat ada tujuh titik pengecekan tes Rapid Antigen yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 82 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

Dari hasil pemeriksaan hingga Sabtu (22/5/2021), penumpang yang dinyatakan positif Covid-19 tercatat mencapai 383 orang dari seluruh wilayah pengecekan. Tentunya, hal ini merupakan kerjasama seluruh pihak yang telah mendukung mandatory checking rapid antigen.

"Angka ini [383 orang] cukup besar, maka kalau  sampai lolos tentu berpotensi menulari keluarga lainnya di Pulau Jawa. Karena itu kita harus perketat lagi pengecekan," tutur Doni yang juga mengapresiasi masyarakat yang telah patuh melakukan rapid antigen.

Sumber : bisnis.com