Gara-Gara Balon Udara, Helikopter Dikerahkan untuk Patroli Langit

Helikopter NAS-332 Super Puma H-3217 dari Skadron Udara 6 diterbangkan untuk patroli udara di kawasan Madiun Raya, Kamis (20/5/202). - Ist/Lanud Iswahjudi.
21 Mei 2021 05:57 WIB Abdul Jalil News Share :

Harianjogja.com, MADIUN -- Hari ketujuh Idulfitri tahun 2021 masih ada masyarakat yang menerbangkan balon udara liar. Padahal pihak kepolisian sudah kerap kali melakukan razia dan menangkap pelaku yang menerbangkan balon udara itu.

Tetapi, masyarakat nampaknya tidak kapok dan takut atas ancaman hukuman yang bisa menjerat. Sesuai UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, pelaku yang menerbangkan balon udara secara ilegal bisa mendapatkan sanksi pidana dua tahun atau denda Rp500 juta.

BACA JUGA : Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan

Gara-gara aktivitas penerbangan balon udara ini, Pangakalan Udara (Lanud) Iswahjudi pun harus turun tangan dengan melakukan patroli udara. Bahkan, pada Kamis (20/5/2021), Lanud Iswahjudi menggunakan helikopter untuk memantau langsung penerbangan balon udara liar di wilayah Madiun Raya.

Kepala Penerangan Lanud Iswhajudi, Letkol Sus Filfadri, mengatakan Lanud Iswahjudi melakukan patroli untuk memantau langsung aktivitas penerbangan balon udara liar menggunakan helikopter, Kamis. Helikopter NAS-332 Super Puma H-3217 dari Skadron Udara 6 itu diterbangkan Kapten Pnb Sofan Hasan.

“Helikopter Super Puma H-3217 ini sedang melaksanakan misi standby di Lanud Iswahjudi dilibatkan dalam patroli balon udara liar ini,” kata dia dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA : Balon Udara Bawa Petasan Meledak di Delanggu, 5 Warga Magelang Jadi Tersangka

Filfadri menyampaikan dari hasil pantauan helikopter ini ditemukan masih ada belasan balon udara yang diterbangkan secara liar oleh masyarakat. Bahkan, ada balon udara yang terbang dengan ketinggian 10.000 feet.

“Balon udara yang diterbangkan pun dengan berbagai macam diameter,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat di wilayah Madiun Raya untuk tidak menerbangkan balon udara karena sangat membahayakan keselamatan penerbangan. Terlebih lokasi balon udara liar ini berdekatan dengan Lanud Iswahjudi, sehingga sangat membahayakan keselamatan pesawat-pesawat TNI AU.

Pada Kamis pagi, juga terpantau ada beberapa balon udara yang terbang di langit Madiun. Bahkan ada satu balon udara yang jatuh di Gudang Bulog Madiun di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Balon udara itu jatuh di lokasi kosong sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan.

Sumber : JIBI/Solopos