Advertisement

Mutasi Baru Virus Corona Ditemukan di Jatim

Miftahul Ulum
Senin, 17 Mei 2021 - 17:27 WIB
Budi Cahyana
Mutasi Baru Virus Corona Ditemukan di Jatim Virus Corona mengalami mutasi beberapa kali. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi kasus baru penularan virus Corona varian B117 asal Inggris dan varian B1351 asal Afrika Selatan.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi pada Senin (17/5/2021) mengatakan bahwa penularan dua varian virus corona hasil mutasi tersebut ditemukan pada pekerja migran yang pulang ke Indonesia.

"Mutasi virus baru itu dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang," katanya melalui pesan singkat kepada Antara di Jakarta.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Siti Nadia mengatakan bahwa penularan varian virus corona hasil mutasi tersebut terdeteksi dalam pemeriksaan menggunakan metode PCR pada dua pekerja migran yang sedang menjalani karantina di fasilitas pemerintah.

Kedua pekerja migran yang terinfeksi varian baru virus corona, menurut Siti Nadia, saat ini masih menjalani karantina dan kondisinya baik.

Dengan adanya tambahan dua kasus tersebut, Siti Nadia mengatakan, jumlah kasus penularan virus corona varian B117 seluruhnya 14 kasus dan jumlah kasus penularan virus corona varian B1351 seluruhnya dua kasus.

Merujuk Data Pemprov Jatim, kasus Covid-19 di wilayah setempat bertambah 202 orang per Senin (17/5/2021) sehingga kumulatif ada 151.450 orang. Pasien sembuh bertambah 279 orang sehingga kumulatif 138.809 orang. Pasien meninggal bertambah 27 orang sehingga kumulatif 110.97 orang.

Kasus aktif di wilayah dengan 38 kabupaten/kota ini sebanyak 1.544 orang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan pers di Jakarta pada Senin pagi mengatakan bahwa dua kasus baru penularan virus corona yang sudah bermutasi ditemukan di Jawa Timur.

Advertisement

"Dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia," katanya.

Menteri Kesehatan meminta para kepala daerah memperbanyak pemeriksaan untuk mendeteksi penularan varian baru virus corona serta mengingatkan warga untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Pungutan Dana Seragam Sekolah Bikin Geger, Begini Respons Bupati dan Wabup Sleman

Sleman
| Selasa, 27 September 2022, 19:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement