Advertisement
Ngabalin Didesak Minta Maaf karena Sudah Menyebut Busyro Muqoddas Otak Sungsang
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin (tengah) melaporkan dua orang ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Kamis (3/12/2020). - Antara\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah mengecam pernyataan Staf Ali Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin terhadap Ketua PP Muhammadiyah M Busyro Muqoddas.
Kecaman itu keluar setelah Ngabalin menyebut Busyo berotak sungsang usai mengkritik tes wawasan kebangsaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tes tersebut menyebabkan 75 pegawai dinonaktifkan.
Advertisement
Lembaga di bawah Muhammadiyah itu meminta Ngabalin mengklarifikasi serta meminta maaf secara terbuka karena menciderai kredibilitas Ketua PP Muhammadiyah maupun keluarga besar organisasi itu. Ngabalin disebut telah mengeluarkan statmen ngawur dan tunaadab.
"Mendesak Presiden dan Pimpinan Kantor Staf Presiden agar mampu mengontrol sekaligus mengevaluasi sepak terjang personel-personel di KSP agar lebih beradab, sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat Presiden," tulis lembaga itu dikutip dari Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com, Jumat (14/5/2021).
Baca juga: Wakil Indonesia di Ajang Miss Universe Kenakan Pakaian Bertema Komodo
Lembaga itu juga meminta lembaga publik untuk bersifat terbuka, jujur, tidak antikritik, satu kata dengan laku serta berlandaskan keadaban publik dan akhakul karimah.
Sementara itu, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Yogyakarta juga meminta Presiden dan lembaga negara konsisten terhadap cita-cita antikorupsi.
Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin membalas kritikan Ketua PP Muhammadiyah terkait KPK saat ini. Ngabalin bahkan menyebut Busyro sebagai manusia prejudice.
"Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan umat yang kuat dan berwibawa, kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini," tulisnya di Instagram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Menkop: KPM Anggota Kopdes Merah Putih Dapat Dividen
- Minyak Jelantah Kini Bisa Jadi Rupiah Lewat MyPertamina
- AS Siagakan 150 Jet Tempur, Ketegangan dengan Iran Meningkat
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 25 Februari 2026
- Hasil Liga Champions 2025-2026: Atletico ke 16 Besar
- Hasil Liga Champions: Inter Tersingkir, Dihajar Bodo Glimt 1-2
- Jadwal SIM Keliling Jogja 25 Februari 2026, Ini Lokasinya
Advertisement
Advertisement








