Advertisement

Ngabalin Didesak Minta Maaf karena Sudah Menyebut Busyro Muqoddas Otak Sungsang

Rayful Mudassir
Sabtu, 15 Mei 2021 - 04:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ngabalin Didesak Minta Maaf karena Sudah Menyebut Busyro Muqoddas Otak Sungsang Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin (tengah) melaporkan dua orang ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Kamis (3/12/2020). - Antara\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah mengecam pernyataan Staf Ali Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin terhadap Ketua PP Muhammadiyah M Busyro Muqoddas.

Kecaman itu keluar setelah Ngabalin menyebut Busyo berotak sungsang usai mengkritik tes wawasan kebangsaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tes tersebut menyebabkan 75 pegawai dinonaktifkan.

Advertisement

Lembaga di bawah Muhammadiyah itu meminta Ngabalin mengklarifikasi serta meminta maaf secara terbuka karena menciderai kredibilitas Ketua PP Muhammadiyah maupun keluarga besar organisasi itu. Ngabalin disebut telah mengeluarkan statmen ngawur dan tunaadab.

"Mendesak Presiden dan Pimpinan Kantor Staf Presiden agar mampu mengontrol sekaligus mengevaluasi sepak terjang personel-personel di KSP agar lebih beradab, sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat Presiden," tulis lembaga itu dikutip dari Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com, Jumat (14/5/2021).

BACA JUGA

Baca juga: Wakil Indonesia di Ajang Miss Universe Kenakan Pakaian Bertema Komodo

Lembaga itu juga meminta lembaga publik untuk bersifat terbuka, jujur, tidak antikritik, satu kata dengan laku serta berlandaskan keadaban publik dan akhakul karimah.

Sementara itu, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Yogyakarta juga meminta Presiden dan lembaga negara konsisten terhadap cita-cita antikorupsi.

Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin membalas kritikan Ketua PP Muhammadiyah terkait KPK saat ini. Ngabalin bahkan menyebut Busyro sebagai manusia prejudice.

"Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan umat yang kuat dan berwibawa, kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini," tulisnya di Instagram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jelang Lawan Kendal, PSS Sleman Asah Bola Mati dan Crossing

Jelang Lawan Kendal, PSS Sleman Asah Bola Mati dan Crossing

Sleman
| Sabtu, 28 Maret 2026, 03:37 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement