Amerika Buru Informasi Program Nuklir Iran, Siapkan Hadiah Rp362 Miliar
AS menawarkan hadiah hingga Rp362 miliar untuk informasi fasilitas, peralatan, dan personel terkait program nuklir Iran.
Sebagai ilustrasi: Sejumlah kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5). /ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga]
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa\'adi menyebut orang yang tidak mudik lebaran saat pandemi seperti sekarang ini, sama seperti berjihad. Kata Zainut, berjihad dalam artian berjihad untuk kemanusiaan, karena Indonesia masih dilanda pandemi.
"Jadi orang yang tidak mudik itu sama dengan berjihad. Jihad untuk kemanusiaan dalam situasi yang membahayakan sendiri maupun orang lain," ujar Zainut, Senin (3/5/2021).
Menurut dia, tradisi mudik yang dilakukan setiap tahun, hendaknya diurungkan demi kemasalahatan bersama. Pasalnya, ketika mudik, dikhawatirkan dapat membahayakan diri sendiri, keluarga dan orang sekitar.
"Karena kalau mudik tentunya akan membahayakan diri sendiri maupun orang lain dan keluarga sahabat dan sebagainya," tutur Zainut.
Tak hanya itu, Zainut mengatakan salah satu kewajiban agama adalah menjaga keselamatan jiwa. Sehingga hal tersebut harus didahulukan yakni untuk tidak mudik di masa pandemi.
"Mencegah kemudharatan harus didahulukan daripada mengambil maslahat dan itu adalah merupakan kewajiban agama. Menjaga keselamatan lebih utama dan harus didahulukan dan itu menjadi hal yang sangat diutamakan," ucap dia.
Lebih lanjut, Zainut menuturkan mudik merupakan sebuah silaturahim dan hukumnya sunah jika dilakukan pada kondisi normal.
Baca juga: Nekat Masuk Gunungkidul, Pemudik Diminta Isolasi dan Tes PCR
Bahkan jika ada potensi bahaya, silaturahim bisa menjadi haram karena dapat membahayakan orang lain.
"Mudik itu kan silaturahmi silaturahmi itu kan hukumnya sunah sunah. Sunah itu jika dilaksanakan pada kondisi normal. Tapi kalau ada potensi bahaya yang sunah ini bisa berubah, berubah, bahkan bisa nggak bisa menjadi haram karena membahayakan diri sendiri dan orang lain," tutur Zainut.
Imbauan tak mudik kata Zainut lantaran kasus Covid-19 belum melandai. Bahkan ditemukan varian baru corona dari India.
"Karena situasi covid-19 masih belum landai dan juga nada informasi adanya varian baru yang masuk yaitu dari India. Tidak mudik itu lebih maslahat, tidak mudik itu lebih baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
AS menawarkan hadiah hingga Rp362 miliar untuk informasi fasilitas, peralatan, dan personel terkait program nuklir Iran.
BGN menempatkan dua mantan pejabat KPK di posisi strategis untuk memperkuat pengawasan, manajemen risiko, dan tata kelola program MBG.
BNPB mencatat 2.733 titik hotspot dan 1.430 hektare lahan belum padam hingga 7 November 2026. Papua Selatan menjadi salah satu wilayah perhatian.
Kemenhub memprediksi mobilitas masyarakat saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 mencapai 120 juta orang, didukung stimulus diskon transportasi.
Penjualan rumah primer turun 8,43% pada kuartal III/2026. Kementerian PKP menyoroti daya beli dan tetap mendorong penyaluran KPR FLPP.
BGN menegaskan kendaraan distribusi MBG bukan bagian biaya operasional Rp3.000 per penerima manfaat dan menindaklanjuti rekomendasi KPK.