Megawati Berduka Tragedi KRI Nanggala 402, Minta Disiapkan 53 Rangkaian Bunga Merah Putih

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat peluncuran buku "Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam" yang dipusatkan di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (24/3/2021). - Antara
26 April 2021 09:37 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para prajurit TNI beserta seluruh anak buah kapal selam KRI Naggala 402 yang telah menunjukkan pengabdian paripurna sebagai patriot bangsa. Hal itu disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Tiga hari terakhir ini, Ibu Megawati Soekarnoputri terus berzikir, mendoakan agar seluruh pencarian KRI Nanggala berjalan lancar, dan hingga akhirnya disampaikan pengumuman oleh Panglima TNI bahwa mereka telah gugur ketika menyalankan tugas,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Senin 926/4/2021).

Atas pengumuman Panglima TNI itu, Megawati memberikan instruksi detail kepada para kader PDIP di Bali, termasuk Gubernur I Wayan Koster dan para bupati, untuk mengadakan upacara tabur bunga.

“Ibu Megawati begitu sedih dan sangat memahami apa yang dirasakan oleh keluarga, karena beliau sendiri pernah mengalami. Bahkan terkait detail dalam kapal selam beliau juga paham, karena ketika sebagai Presiden, menerima kehormatan Brevet Hiu Kencana yang disematkan di dalam kapal selam,” tukas Hasto.

Karena itulah, guna menghormati arwah patriot bangsa yang telah gugur di KRI Nanggala 402, secara khusus dilakukan penghormatan dengan menyediakan  bunga merah putih yang dirangkai membentuk bulatan sebanyak 53 dengan bertuliskan nama para kusuma bangsa.

“Hal ini yang sekaligus melambangkan tekad yang selalu kokoh, bulat dan teguh di dalam menjalankan tugas negara. Selain itu juga dipersiapkan bunga tabur, disertai dengan iringan doa dari para para pemuka agama.”

 

Sumber : Bisnis.com