Pengajar Internasional Beri Materi Bisnis Global secara Online

Pemaparan materi oleh Aard Groen selaku Dekan Kewirausahaan di University of Groningen. - Ist/Zoom.
22 April 2021 07:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga nonprofit yang bergerak di bidang kerja sama internasional Pendidikan Belanda Nuffic Neso menggelar kursus online secara gratis  selama enam pekan yang digelar pada 20 April hingga 27 Mei 2021 mendatang.

Student Counsellor Nuffic Neso Indonesia Emi Fumita menjelaskan kursus online ini digelar dengan tema ke arah global entrepreurship melalui Massive Open Online Course (MOOC). Ada 10 topik perkuliahan dalam Bahasa Inggris oleh pengajar internasional di bidang inovasi dan kewirausahaan.

BACA JUGA : Gubernur BI: Pemulihan Ekonomi Global Hadapi Sejumlah

Pada tema kursus pertama membahas Entrepreneurial Society dengan menghadirkan Pieter Duisenberg, President Association of Universities in the Netherlands (VSNU) dan Aard Groen selaku Dekan Kewirausahaan di University of Groningen. Ia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang kewirausahaan, inovasi, pengembangan bisnis dan pemasaran.

“Pemateri dari Indonesia Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Audy Joinaldy selaku alumni Belanda dari Wageningen University and Research,” katanya dalam rilisnya, Rabu (21/4/2021).

Para peserta terutama dari Indonesia didorong untuk memahami iklim bisnis secara global. Mereka mendapatkan keterampilan dan pengetahuan praktis untuk mendirikan bisnis, sekaligus menyusun rencana bisnis dan mendapatkan professional feedback dari para profesor. Selain itu, peserta harus menyelesaikan tugas di akhir kursus sebagai syarat mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Dutch Centres for Entrepreneurship dan kantor perwakilan pendidikan Belanda (Nuffic NESO).

BACA JUGA : BI: Pemulihan Ekonomi Global Bakal Molor dari Perkiraan 

“Harus menghadiri minimal delapan dari 10 kuliah dan menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kursus, yaitu membuat model pendapatan untuk ide bisnis. Ini dilakukan dengan cara inovatif, peserta diminta menyampaikan ide dan menunjukkan telah menerapkan pelajaran terpenting dari kuliah yang telah diberikan,” ujarnya.