Sediakan Hotel Kapsul di Borobudur Highland, BOB Gandeng Bobobox

Penandatanganan kerja sama rencana pembangunan hotel kapsul di kawasan Borobudur Highland antara BOB dengan Bobobox, Jumat (16/4/2021). - ist.
17 April 2021 07:57 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Otorita Borobudur (BOB) secara resmi menggandeng penyedia hotel kapsul pertama di Indonesia, PT Bobobox melalui penandatanganan kerja sama yang digelar, Jumat (16/4/2021). Bobobox akan membangun hotel kapsul super canggih yang di lahan sekitar dua hektare kawasan Borobudur Highland.

Direktur BOB Indah Juanita menjelaskan kesepakatan kerja sama dengan Bobobox terkait dengan rencana pembangunan salah satu bentuk amenitas berupa akomodasi dalam hal ini hotel kapsul di Borobudur Highland. Ia mengapresiasi Bobobox yang sebagian besar didominasi kalangan milenial melakukan gerak cepat untuk berupaya masuk ke Borobudur Highland dengan membangun akomodasi yang banyak diminati masyarakat atau wisatawan.

BACA JUGA : 6 Kaveling Borobudur Highland Dilirik Investor

“Dengan target tahun ini sudah dibangun, mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa beroperasi, ini merupakan satu langkah bawah pariwisata kita bisa bangkit kembali. Tanah kami masih luas sekali, kami masih mengundang banyak investor untuk bisa membangun di Borobudur Highland ini,” katanya Jumat (16/4/2021).

Ia menambahkan area yang bakal dibangun hotel kapsul oleh Bobobox tersebut merupakan sebagian besar hutan. Area hutan sengaja dipilih karena tipenya untuk tipe blusukan. Indah mengandeng Bobobox tersebut dengan alasan penggunaan kapsul untuk wisatawan saat ini sedang menjadi tren.

“Selain itu kami memilih investor yang benar-benar siap dan konsepnya menarik serta menjadi tren,” ujarnya.

Adapun lahan sementara yang akan dibangun hotel kapsul sesuai MoU seluas dua hektare, dengan perkiraan setiap satu hektare untuk 30 kapsul. Namun area tersebut ke depan bisa ditambah jika permintaan meningkat. Indah memastikan semua investor harus mematuhi Resort Design Guideline (RDGL) yang sudah ditentukan oleh BOB.

BACA JUGA : Borobudur Highland Siap Jadi Alternatif Baru Pariwisata DIY Jateng

“Bagaimana investor masuk tetap harus memperhatikan, misalnya ada nuasan Jawa-nya, konten lokal harus diperhatikan dan dipatuhi ketika membangun,” ujarnya.

Partnership Executive Bobobox, Dennis Depriadie menyatakan setiap satu hektare bisa dibangun sekitar 30 kabin atau hotel kapsul tetapi angka ini masih bisa berubah sesuai dengan situasi di lapangan. Survei di lapangan sudah dilakukan dan memastikan bahwa kawasan Borobudur Highland memiliki potensi besar untuk dibangun hotel kapsul.

“Target kami sedang susun dengan BOB, yang jelas begitu pandemi selesai sudah bisa [beroperasi], meski pun saat ini pandemi kami tetap melakukan persiapan,” katanya.

Dennis mengklaim kabin yang akan dibangun memiliki standar khusus dan layak untuk dipakai wisatawan domestik dan mancanegara. Selain bersih dan lengkap fasilitas dalam kabinnya juga berbasis teknologi canggih.

BACA JUGA : Proyek Borobudur Highland Mulai Dilirik Investor

“Misalnya kunci kabin bisa dibuka lewat ponsel, tirai bisa dibuka lewat ponsel juga, standarnya semua berbasis teknologi. Jadi wisatawan bisa merasakan kamping di alam dengan fasilitas menarik, masuk ke kabin dengan fasilitas seperti di rumah, mewah, tetapi begitu keluar kabin ada hutan,” ujarnya.