Berkelakar di Depan Nelayan Maluku, Jokowi: Pak Erick Beli Persis, Semua Dibeli

Presiden Jokowi seusai berolahraga di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (13/12/2020). - ANTARA/Biro Pers Setpres
26 Maret 2021 11:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo melontarkan gurauan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, saat berdialog dengan para nelayan dan penjual ikan di Dermaga Huseka'a Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Kamis (25/3/2021).

Mulanya Jokowi mengenalkan para menteri yang hadir yakni Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Itu ada Pak Menteri BUMN. Kalau masalah bola, tahu Pak Erick," ujar Jokowi.

Salah satu peserta yang mengikuti dialog pun menimpali Jokowi dengan mengatakan bahwa Maluku memiliki banyak talenta pemain bola.

Mendengar hal tersebut, Jokowi kembali melempar pertanyaan kepada para nelayan dan penjual ikan. Jokowi menanyakan klub sepak bola yang dimiliki Erick Thohir. "Tahu nggak Pak Erick ini pemilik kesebelasan apa?" tanya Jokowi.

Baca juga: Bansos Tunai Cair Tiga Tahap, Cek di Situs Ini

Para nelayan dan penjual ikan yang berada di lokasi spontan menjawab bahwa Erick pemilik klub Inter Milan. Diketahui Inter Milan merupakan sebuah klub bola asal Italia yang memang sahamnya sempat dimiliki Erick Thohir.

Jokowi pun langsung berseloroh bahwa Erick baru saja membeli Persis Solo. "Pemilik kesebelasan apa tahu? Inter Milan, haha betul. Kalau di Indonesia pemilik klub apa? [Pak Erick] Baru aja beli Persis Solo. Semua dibeli," kata Jokowi sambil berkelakar yang disambut tawa para nelayan.

Erick yang mendengar candaan tersebut juga tertawa ringan. Seperti diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir belum lama ini membeli saham Persis Solo sebesar 20 persen

Erick bersama dengan putra bungsu Jokowi yaitu Kaesang Pangarep dan juga beberapa pengusaha lain akan mengelola klub tersebut secara bersama-sama.

Selain itu, Erick juga mengakuisisi salah satu klub sepakbola asal Inggris, Oxford United bersama dengan Anindya Bakrie. Erick juga sempat membeli saham klub Serie A, Inter Milan, pada 2013.

Baca juga: Datang ke Sleman, Mahasiswa Harus Kantongi Bukti Sudah Divaksin Covid-19

Namun jejak kepemilikan Erick di Inter hanya berlangsung enam tahun, sampai 2019.

Kemudian pada 2019, Erick juga melepas posisinya sebagai Wakil Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat, perusahaan pengelola klub Persib Bandung.

Sumber : suara.com