Advertisement
Pakar: Pembinaan Moral Generasi Muda Jadi Kunci Menyongsong 2045
Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga professor Muhammad Chirzin (kiri) dan Anggota Komite IV DPD RI Cholid Mahmud. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pada 2045 mendatang Indonesia genap berusia 100 tahun. Berbagai pihak termasuk pemerintah mulai mempersiapkan untuk menyongsong dekade tersebut dengan memetakan sejumlah prediksi mulai dari lonjakan jumlah pendudukan hingga kesiapan generasi muda. Moralitas tetap menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan generasi menyongsong 2045.
Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Professor Muhammad Chirzin mengatakan pentingnya menyiapkan generasi profesional masa depan, tantangan zaman sedemikian rupa, syaratnya untuk memegang kepemimpinan global memang harus profesional yang tumpuannya adalah kompetensi. Apalagi kebutuhan kebangsaan tidak hanya soal politik tetapi ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan sehingga perlu disiapkan kader di semua lini kehidupan. Dari semua lini tersebut yang menjadi pondasi utama adalah moral.
Advertisement
BACA JUGA : Intoleransi Ancaman Indonesia Emas 2045
“Dari semua itu basisnya adalah moral, ada kejujuran, tanggungjawab dan sebagainya, sehingga evaluasi kita adalah ketika kehidupan bangsa ekonominya sedemikian rupa ada korupsi, ini soal moral. Bagaimana nilai-nilai moralitas harus dijiwai,” katanya dalam diskusi Menuju 100 Tahun NKRI, Sabtu (20/3/201).
Ia menilai untuk melakukan pembinaan moral tersebut, pendidikan menjadi satu-satunya jalan. Oleh karena itu menurutnya pelu ada evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pendidikan baik formal maupun pendidikan secara umum. Agar prosesnya dapat menghasilkan generasi yang bermoral. Karena moralitas menjadi modal utama penyiapan generasi 2045 baik yang akan masuk di pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
“Ini semua lewat pendidikan, justru menurut saya, kita perlu mengevaluasi sistem pendidikan model pendidikan yang sedang kita lakukan. Pendidikan dalam arti khsusus formal dan luas, kembali bahwa intinya menyiapkan generasi yang kompeten diharapkan bsia mengemban tugas pada posnya masing-masing,” ujarnya.
BACA JUGA : Sejumlah Cendekiawan Bakal Gelar Simposium Nasional
Anggota Komite IV DPD RI Cholid Mahmud menambahkan saat ini pemerintah mulai memikirkan perkiraan kondisi Indonesia dekade 2045. Ahli dari Bappenas telah menyampaikan pada pada 2045 akan terjadi perubahan besar di tingkat global maupun nasional. Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 319 juta jiwa. Di tahun itu Indonesia diperkirakan menjadi negara maju dengan kekuatan ekonomi terbesar kelima. Maka sudah seharusnya generasi muda harus disiapkan.
“Untuk mempersiapkan harus dengan pendidikan sehingga pendidikan tidak boleh lepas dari konstitusi bahwa tujuannya adalah untuk manusia beriman, bertakwa, berakhlak mulia memiliki ketrampilan. Penerjemahan ke kebijakan perlu memperhatikan konstitusi,” katanya.
Cholid sepakat bahwa evaluasi sistem pendidikan perlu dilakukan dengan memperbanyak referensi di beberapa negara serta pendidikan nasional di masa lalu yang masih relevan. “Kita harus mempersiapkan generasi muda melalui proses pendidikan, pembinaan karakter moral,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- China Batalkan 49 Rute Penerbangan ke Jepang
- DBD Masih Endemis, Dinkes Kota Jogja Tetap Fokus Pencegahan
- Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Dibagikan ke Atlet Olimpiade Milano
- OpenAI Luncurkan Prism, Asisten AI untuk Riset dan Publikasi Ilmiah
- Menggendong Adik di Bangku Sekolah, Keteguhan Hati Siswi SD Gembongan
- DKPP Bantul Perkuat Budi Daya dan Olahan Singkong Perbukitan
- SAR Tambah 17 Alat Berat Percepat Pencarian Korban Longsor Cisarua
Advertisement
Advertisement




