Ilmuwan Prediksi Mutasi Virus Corona dari Inggris Bisa Mendominasi, Ini Alasannya

Mutasi virus corona B117 - istimewa
08 Maret 2021 22:17 WIB Desyinta Nuraini News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mutasi virus corona B117 diprediksi bisa mendominasi angka kejadian infeksi di dunia seperti varian D614G yang lalu.

Peneliti genomik molekuler dan anggota Konsorsium Covid-19 Genomics UK Riza Arief Putranto mengatakan prediksi para ilmuan itu didasari dari dara bahwa per Maret 2021, varian B117 yang ditemukan di dunia sebanyak 19,2% sejak Desember 2020.

Angka tersebut diperoleh dari hitungan jumlah sekuen genom 134.634 dibandingkan total genom SARS-CoV-2 dunia yaitu 701.343 di basis data GISAID.

Per Maret 2031, lanjut Riza, dunia mencatatkan 117,2 juta kasus Covid-19 dari total 7,8 miliar populasi dunia.

"Artinya baru 2,25% saja. Mudahnya, masih banyak ruang untuk varian baru ini berkembang dan menulari kantong-kantong populasi dunia," ujar Riza dikutip dari Instagram pribadinya, Senin (8/3/2021).

Sementara itu, studi Davies 2021 di Science menunjukkan kecepatan penularan B117 variatif antara 34-90% dibandingkan beberapa varian sebelumnya.

BACA JUGA: UGM Mundur dari Penelitian Vaksin Nusantara, Ini Penyebabnya

"Pasien dengan B117 mampu menularkan virusnya ke lebih banyak orang," tambah Riza.

Beberapa vaksin di dunia katanya telah menunjukkan kemampuan mengenali dan netralisasi varian B117 ini. Dengan demikian kata Riza program vaksinasi harus terus berjalan dan dicapai sesuai target.

Selanjutnya Riza menyebut potensi reinfeksi varian B117 masih ada walaupun angkanya baru 0,7%. Oleh karena itu, penyintas Covid-19 menurutnya pelru divaksinasi orang.

Begitu pula bagi mereka yang belum terinfeksi Covid-19. Vaksinasi harus segera dilakukan karena mereka termasuk golongan paling rentan.

Sumber : Bisnis.com