OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Pengunjung mengamati miniatur ogoh-ogoh dalam Pameran Caka1943 di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali, Minggu (7/3/2021). Pameran yang digelar pada 7-30 Maret 2021 dengan tajuk "Eksistensi Seni Di Masa Pandemi" tersebut untuk memperingati Hari Raya Nyepi Caka 1943 sekaligus memberi ruang berkreativitas bagi perajin seni dalam situasi pandemi Covid-19./Antara-Nyoman Hendra Wibowo.
Harianjogja.com, DENPASAR - Hari raya Nyepi jatuh pada Minggu (14/3/2021). Pemerintah Provinsi Bali memutuskan untuk tetap menyalakan jaringan internet, dan hanya mematikan jaringan data seluler dan Internet Protokol Television (IPTV).
Tetap dihidupkannya jaringan internet saat hari raya Nyepi karena pandemi Covid-19 dimana informasi berkaitan dengan Covid-19 dan kondisi masyarakat Bali harus tetap terpantau. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra menjelaskan jika kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Kami hanya mematikan data seluler dan IPTV, jaringan internet wifi tetap hidup karena masih suasana pandemi Covid-19," jelasnya melalui rilis, Minggu (7/3/2021).
Baca juga: Perbaikan Dermaga Sadeng Telan Biaya Rp1,5 Miliar
Jaringan internet Wifi (wireless fidelity) akan dihidupkan mulai dari gedung pemerintahan, gedung-gedung vital seperti rumah sakit, kantor polisi, hingga rumah-rumah penduduk.
"Sedangkan untuk IPTV dan jaringan seluler kami telah bersurat ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memohon agar dimatikan selama nyepi," jelasnya.
Dewa Indra menjelaskan walaupun Wifi tetap bisa diakses, Pemprov Bali melarang adanya siaran maupun relay siaran apapun selama catur brata penyepian masih berlangsung. Nyepi sendiri akan dimulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 wita hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 Wita.
Baca juga: Peradi Didorong Bangun Desa Sadar Hukum
"Kami telah menandatangani nota kesepahaman tiga lembaga, Komisi Penyiaran Daerah Bali, Pemprov Bali dan DPRD untuk melarang siaran dalam bentuk apapun selama hari raya nyepi," ujar Dewa Indra.
Keputusan Wifi tetap menyala dan jaringan seluler serta IPTV dimatikan merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah dan majelis keagamaan di Bali.
"Keputusan ini untuk menciptakan masyarakat tetap melaksanakan hari raya nyepi dengan khusyu, tetapi pandemi Covid-19 bisa terkendali," ujarnya.(K48)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Rupiah menguat ke Rp17.795 per dolar AS. IKK Juli 2026 masih optimistis meski turun tiga bulan beruntun.
Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah penyelenggara olahraga otomotif di Indonesia melalui Klaten International Motocross
BPA Kejagung menggelar lelang serentak 10–14 Agustus 2026 dengan potensi pemulihan aset negara mencapai Rp289,39 miliar.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
RAPBD Sleman 2027 mengalokasikan belanja Rp3,55 triliun untuk enam agenda prioritas, termasuk kemiskinan, SDM, ekonomi, dan pemerintahan.