Advertisement
Mahfud Beberkan Kenapa Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat
Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) membeberkan alasan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima tawaran menjadi Ketua Umum dari peserta KLB Demokrat di The Hill, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).
Mahfud menuturkan Moeldoko merasa geram akibat disudutkan ihwal keterlibatannya dalam rencana pengambilalihan pucuk pimpinan Partai Demokrat sejak awal Februari 2021 lalu. Padahal, Moeldoko berulangkali menegaskan dirinya tidak merancang KLB tersebut.
Advertisement
“Setiap hari dia diejek terus melalui TV, Medsos, sehingga dia capek, Pak SBY sendiri mengatakan saya turun gunung lalu menyebut nama pak Moeldoko di situ pak Moeldoko langsung menjawab,” kata Mahfud dalam acara Apa Kabar Indonesia TV One, Sabtu (6/3/2021).
Mahfud berpendapat langkah untuk menerima tawaran Ketua Umum dari peserta KLB Demokrat di The Hill, Deli Serdang itu sebagai tanggapan Moeldoko atas tudingan SBY dan sejumlah kader Demokrat lainnya.
“Mungkin KLB ini jawabannya, tetapi pemerintah tidak ikut-ikutan,” kata Mahfud.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung kelakuan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko bak 'menjilat ludahnya sendiri' karena bersedia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara.
Pada KLB yang diselenggarakan GPK PD (Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat), Moeldoko menerima ketika diminta untuk menjadi ketua umum Partai Demokrat. Padahal, sebelumnya dia mengaku tak mengetahui dan tak ikut campur urusan pengambilalihan kepemimpinan partai tersebut.
“Tentu apa yang disampaikan oleh KSP Moeldoko tadi meruntuhkan seluruh pernyataan yang telah diucapkan sebelumnya, yang katanya ia tidak tahu menahu, tidak ikut-ikutan, tidak terlibat bahkan mengatakan semua ini adalah permasalahan internal Demokrat,” kata AHY pada konferensi pers, Jumat (5/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ada Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Ruasnya
- Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
Advertisement
Ini Cara Kampung Wisata Cokrodiningratan Sulap Sampah Jadi Souvenir
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BI Catat Penurunan Cadangan Devisa Indonesia pada Februari 2026
- Rhodamin B Ditemukan di Makanan, Pemkot Jogja Lacak Pemasok
- Industri Digital Indonesia Butuh Tambahan 150 Ribu Insinyur
- Peneliti BRIN Dorong Penambahan Telur pada Menu MBG Ramadan
- Stok Aman, Pemerintah Minta Warga Tak Borong BBM
- Statistik Mematikan Irvan Mofu, Senjata Rahasia PSS Sleman
- Psikolog Ungkap Faktor yang Membuat Orang Mudah Marah saat Kecewa
Advertisement
Advertisement








