Advertisement
BP Jamsostek Diminta Tetap Jaga Layanan Selama Penyidikan Kejagung
Pernyataan buruh terkait dugaan korupsi BP Jamsostek. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--BP Jamsostek diminta tetap menjaga performa layanan yang prima dan mengedepankan kepentingan peserta selama proses penyidikan Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi dalam kasus investasi.
Advertisement
Siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, memuat imbauan beberapa serikat pekerja agar BPJAMSOSTEK tetap memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan.
BACA JUGA : BP Jamsostek Siapkan 3 Kanal untuk Klaim JHT
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristadi mengaku kaget dengan adanya penggeledahan di Kantor BP Jamsostek. Selama ini pihaknya tidak mendengar keluhan pekerja terkait layanan dan klaim.
“Kami sudah mendapat keterangan langsung tentang kondisi keamanan dana, likuiditas dan kemampuan bayar klaim, dalam kategori aman dan terkelola dengan baik," ujarnya, Rabu (10/2/2021).
Presiden Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Syaiful Bahri Anshori mengaku sudah mendalami kasus tersebut. Dia meminta agar tidak ada pendekatan kepentingan atau politik dalam dugaan kasus korupsi ini. "Secara manajerial mengalami kemajuan,” ucapnya.
Elly Rosita Silaban dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) berharap ada pernyataan dari BP Jamsostek dan Kejagung terkait kasus itu. Elly menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan berharap kasus ini segera terang benderang.
BACA JUGA : BP Jamsostek: Ada 240.065 perusahaan di DIY
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar-Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja mengatakan pihaknya mengedepankan azas praduga tidak bersalah dan menghormati proses penyidikan.
Manajemen siap untuk memberikan keterangan dengan transparan guna memastikan apakah pengelolaan investasi telah dijalankan sesuai tata kelola yang ditetapkan.
BACA JUGA : Sudah Keluar dari Kepesertaan BP Jamsostek Masih Bisa
Ia berharap masyarakat tidak terpengaruh isu negatif terkait pengelolaan dana. "Dalam kondisi ekonomi saat ini masih dapat memberikan imbal hasil [di atas rata-rata bunga deposito bank pemerintah] sebesar 5,63 persen pada saldo JHT seluruh peserta," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kecelakaan Maut di Maguwoharjo, Satu Pengendara Motor Tewas
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Guru SLB di Jogja Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan Siswi Difabel
- Jateng Optimistis Produksi Padi Naik pada Awal 2026
- Pemkot Jogja Siapkan Insentif Warga Tertib Pilah Sampah
- Ilmuwan China Uji Terapi Sel Punca untuk Obati Diabetes
- 700 Porsi Takjil Nusantara Disiapkan Masjid Syuhada Jogja
- Relokasi Korban Longsor Tancep Gunungkidul Mulai Disiapkan
- Ganti Rugi Lahan Tol Jogja-Solo Seksi 3 Masuk Tahap Persetujuan
Advertisement
Advertisement







