Tahun Kemarin Ada 1.500, Lulusan Perguruan Tinggi Pariwisata Ditargetkan 2.200 pada 2024

Kemenparekraf target cetak 2.200 lulusan perguruan tinggi pariwisata. - Ist/Birkom Kemenparekraf
02 Februari 2021 06:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan bisa mencetak 2.200 lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata untuk dapat menunjang keberlangsungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Jumlah lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf ditargetkan mencapai 2.200 lulusan pada 2024 dari 1.500 lulusan di tahun 2020,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat "Launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP), di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Tidak hanya lulusan SDM pariwisata yang unggul, tapi juga lulusan yang siap untuk menjadi wirausahawan muda, pemimpin mandiri, sekaligus pegiat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca juga: Terapkan Prokes Ketat, Layanan Uji KIR Dibatasi

"Prioritas Kabinet Indonesia Maju dalam lima tahun ke depan adalah pengembangan SDM, maka pendidikan vokasi menempati posisi yang strategis. Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata bertugas mempersiapkan SDM Pariwisata yang unggul untuk mendukung keberlangsungan industri pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan hingga 2045 Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi nomor 4 atau 5 terbesar di dunia.

Baca juga: Forpi Buka Aduan Terkait Penyelewengan Bansos

Sudah selayaknya enam perguruan tinggi pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf dan institusi pariwisata di Indonesia pada umumnya untuk memiliki keunggulan-keunggulan kelas dunia.

Berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020 – 2024, Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan peningkatan jumlah tenaga kerja pariwisata dari 10 juta tenaga kerja di tahun 2020 menjadi 12 juta tenaga kerja di tahun 2024.

Ditambah jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif dari 17,25 juta tenaga kerja di tahun 2020 menjadi 19,9 juta tenaga kerja di tahun 2024.

Sumber : Antara