Risma & Anies di Pilgub DKI 2022, Pengamat Beberkan 3 Skenario

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau perekaman data kependudukan warga marjinal di Gedung Kemensos di Jakarta, Rabu (13/1/2021). - Antara
28 Januari 2021 13:27 WIB JIBI News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria bisa menjalankan tiga skenario jika Pilkada diselenggarakan tahun depan.

"Skenario pertama Riza bisa maju sendiri menjadi calon gubernur, tanpa Anies Baswedan," kata Ujang melalui pesan singkatnya, Kamis (28/1/2021).

Skenario lain, Riza bisa tetap menjadi wakil gubernur bergandengan dengan Anies. Ketiga, Riza juga bisa disandingkan dengan Tri Rismaharini, yang berpotensi diusung PDI Perjuangan menjadi penantang Anies.

BACA JUGA : Begini Rahasia Walikota Risma agar Warganya Nurut

Menurut Ujang, menyandingkan Riza dengan Risma sangat mungkin terjadi, karena hubungan PDIP dengan Gerindra sedang berjalan harmonis.

"Riza bisa saja menjadi wakil Risma karena tak ada yang tak mungkin dalam politik. Hubungan kedua partai mereka juga sedang berjalan baik."

Namun, kata dia, skenario itu semua tergantung dari dinamika politik yang akan terjadi ke depan. Sejumlah partai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong agar pemilihan kepala daerah atau Pilkada tetap digelar pada 2022 dan 2023. Dorongan itu muncul dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu yang berlangsung di DPR.

BACA JUGA : Penghina Wali Kota Risma Berkali-Kali Minta Maaf 

Riza Patria sebelumnya juga mengatakan keinginannya agar Pilkada DKI digelar pada 2022. Menurut Ujang, jika Riza Patria mau aman lebih baik tetap bergandengan dengan Anies lagi.

 "Satu paket dengan Anies. Karena Aniesnya incumbent gubernur. Dianya incumbent wakil gubernur. Kuat dan bisa menang lagi."