Advertisement
Kasus Covid Tembus 1 Juta, Menkes: Saatnya Berduka & Kerja Lebih Keras
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat memberikan paparan pada rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia yang menyentuh 1.012.350 orang.
Menurut Menkes BGS angka satu juta kasus kumulatif Covid memiliki makna dua hal yang harus direnungi.
Advertisement
Pertama, ucap Budi, ini adalah saatnya semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat berduka.
Hingga hari ini tercatat ada 28.468 orang yang meninggal akibat Covid-19.
"Pertama adalah saatnya untuk berduka karena ada banyak saudara yang sudah wafat, ada 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi dan mungkin sebagian dari orang terdekat kita sudah meninggalkan kita. Itu momen yang harus dilalui bahwa ada rasa duka mendalam dari pemerintah, dari masyarakat Indonesia atas angka ini," kata Budi Gunadi dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (26/1/2021).
BACA JUGA: Virus Corona Butuh Kolesterol untuk Menyerang Sel
Kedua, lanjut Budi, ini adalah momentum agar semua pihak, baik itu pemerintah maupun masyarakat sadar untuk bekerja keras menekan angka penularan Covid-19. Pada hari ini, tercatat kasus anyar Covid-19 mencapai 13.094 orang.
"Sehingga pengorbanan yang dilakukan rekan-rekan kita terutama nakes itu tidak sia-sia bagaimana bekerja sangat keras ke depannya. Angka satu juta ini memberikan satu indikasi bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bersama-sama dengan pemerintah bekerja bersama-sama untuk mengatasi pandemi dengan lebih keras, jadi kita teruskan kerja keras," kata Budi.
Budi mengatakan dalam mengatasi pandemi ini, ahli epidomologi mengingatkan cara satu-satunya adalah dengan mengurangi laju penularan virus.
"Kita harus flatten the curve kita harus mengurangi laju penularan virus sehingga fasilitas kesehatan yang kita miliki tidak terlalu berat. Sehingga, kita punya waktu yang lebih banyak untuk respons virus ini. Kita bisa secara gradual terus mengurangi penularan virus ini sampai Insya Allah kita bisa menghilangkannya sama sekali atau mengeradikasi virus ini," papar Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Parkir Liar di Sirip Malioboro Picu Macet Parah saat Libur Lebaran
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengurus PB HMI Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan
- KPK Tegaskan Prosedur Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas Sah
- Jadwal MotoGP AS 2026: Ujian Dominasi Aprilia di COTA
- MIUI Disuntik Mati, Ini Dampak Besar untuk Pengguna Xiaomi
- 4 Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba Besok, Geypens Jadi Kejutan
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Jalan Mulus Jojo di Kejuaraan Asia 2026, Peluang Juara Terbuka
Advertisement
Advertisement







