Advertisement
Terganjal Usia, Gubernur Banten Akan Gunakan Vaksin Covid-19 Pfizer
Gubernur Banten Wahidin Halim (kiri) menyalami Kepala BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Banten yang baru Bonardo Hutauruk (tengah) disaksikan pejabat lama Arif Tri Hardiyanto (kanan) saat acara serah terima jabatan di Pendopo Gubernur, Serang, Banten, Jumat (11/08). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur Banten Wahidin Halim tidak bisa ikut menerima vaksin Covid-19 di Pendopo Kabupaten Tangerang di jalan Kisamaun Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021).
Wahidin hanya memantau pelaksanaan vaksinasi para kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten yang lain.
Advertisement
BACA JUGA :Â Bantul Tak Masuk Skala Prioritas Penerima Vaksin Sinovac
Wahidin Halim tidak bisa menerima vaksin pada tahap pertama ini karena faktor usia. Pada saat ini, Wahidin berusia 66 tahun, sedangkan vaksinasi Covid-19 kali ini diberikan untuk kelompok usia 18-59 tahun. Adapun, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin buatan Sinovac.
Gubernur Banten itu direncanakan akan menerima vaksin pada tahap berikutnya, dengan vaksin produksi Pfizer.
"Saya tidak takut divaksin tapi karena faktor usia hari ini tidak, masyarakat jangan takut ini bagian bela negara," kata Wahidin di Tangerang, Kamis (14/1/2021).
Anggota Forkopimda yang pertama divaksinasi adalah Sekretaris daerah Provinsi Banten Almuktabar, diikuti Ketua DPRD Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adinugroho, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Asep Mulyawan, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko.
BACA JUGA :Â Muhammadiyah: Jangan Takut Divaksin Covid-19 Sinovac
Para kepala daerah di Provinsi Banten seperti Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Bupati Lebak Iti Jayabaya, Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah juga bagian dari pejabat penerima vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti menyatakan, pelaksanaan pemberian vaksin Sinovac ini sedianya akan dilakukan di 708 tempat fasilitas kesehatan yang tersebar di Banten.
Pada tahap pertama ini, vaksin Covid-19 diprioritaskan bagi tenaga kesehatan di Provinsi Banten Mereka harus sudah mengisi data dan riwayat kesehatannya melalui Sistem Informasi SDM Kesehatan Kemenkes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Momen Lebaran, Kecelakaan di Ring Road Utara Libatkan Dua Pemotor
- Petugas Damkar Evakuasi Ular di Sanggar Didik Nini Thowok Saat Lebaran
- Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Wilayah Iran
- Charger Ponsel Masih di Stopkontak Picu Kebakaran di Wirobrajan
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Netanyahu Banjir Hujatan Usai Bandingkan Yesus dengan Genghis Khan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement








