Terganjal Usia, Gubernur Banten Akan Gunakan Vaksin Covid-19 Pfizer

Gubernur Banten Wahidin Halim (kiri) menyalami Kepala BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Banten yang baru Bonardo Hutauruk (tengah) disaksikan pejabat lama Arif Tri Hardiyanto (kanan) saat acara serah terima jabatan di Pendopo Gubernur, Serang, Banten, Jumat (11/08). - Antara
15 Januari 2021 10:57 WIB JIBI News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur Banten Wahidin Halim tidak bisa ikut menerima vaksin Covid-19 di Pendopo Kabupaten Tangerang di jalan Kisamaun Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021).

Wahidin hanya memantau pelaksanaan vaksinasi para kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten yang lain.

BACA JUGA : Bantul Tak Masuk Skala Prioritas Penerima Vaksin Sinovac

Wahidin Halim tidak bisa menerima vaksin pada tahap pertama ini karena faktor usia. Pada saat ini, Wahidin berusia 66 tahun, sedangkan vaksinasi Covid-19 kali ini diberikan untuk kelompok usia 18-59 tahun. Adapun, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin buatan Sinovac.

Gubernur Banten itu direncanakan akan menerima vaksin pada tahap berikutnya, dengan vaksin produksi Pfizer.

"Saya tidak takut divaksin tapi karena faktor usia hari ini tidak, masyarakat jangan takut ini bagian bela negara," kata Wahidin di Tangerang, Kamis (14/1/2021).

Anggota Forkopimda yang pertama divaksinasi adalah Sekretaris daerah Provinsi Banten Almuktabar, diikuti Ketua DPRD Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adinugroho, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Asep Mulyawan, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko.

BACA JUGA : Muhammadiyah: Jangan Takut Divaksin Covid-19 Sinovac

Para kepala daerah di Provinsi Banten seperti Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Bupati Lebak Iti Jayabaya, Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah juga bagian dari pejabat penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti menyatakan, pelaksanaan pemberian vaksin Sinovac ini sedianya akan dilakukan di 708 tempat fasilitas kesehatan yang tersebar di Banten.

Pada tahap pertama ini, vaksin Covid-19 diprioritaskan bagi tenaga kesehatan di Provinsi Banten Mereka harus sudah mengisi data dan riwayat kesehatannya melalui Sistem Informasi SDM Kesehatan Kemenkes.