Menteri Erick: PLN Siap Dukung Era Kendaraan Listrik di Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir di Bali meninjau SPKLU PLN untuk pengisian energi mobil listrik. - Istimewa
03 Januari 2021 02:17 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan PLN siap mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Terwujudnya era KBLBB diyakininya mendukung peningkatan ketahanan energi nasional.

“Untuk mencapai Ketahanan energi nasional yang seimbang, diperlukan solusi, salah satunya mobil listrik, dan tim PLN sudah menunjukkan komitmennya dengan penyediaan infrastruktur pendukung KBLBB di Indonesia melalui SPKLU," katanya melalui keterangan pers, Sabtu (2/1/2020).

BACA JUGA : Mobil Listrik Buatan UGM Akan Layani Penumpang

Selain meningkatkan ketahanan energi nasional, Erick menjelaskan bahwa penggunaan mobil listrik mendukung upaya pemerintah menekan impor bahan bakar minyak yang selama ini digunakan untuk kendaraan bermotor.

Saat ini, SPKLU yang sudah beroperasi dapat digunakan untuk mendukung penggunaan dan menghadirkan kemudahan bagi pengguna mobil listrik. Untuk penyiapan infrastrukturnya, charging komposisinya 80 persen di rumah tangga, 20 persen SPKLU di tempat-tempat umum.

“Karena kebiasaannya pemilik mobil listrik itu chargenya di rumah, ketika malam istirahat, mobil dicharge, kemudian pagi digunakan kembali,” jelasnya.

Penggunaan mobil listrik dinilai lebih efisien dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Untuk menarik minat masyarakat, PLN juga telah menyiapkan diskon untuk tambah daya dan diskon sebesar 30 persen untuk tarif pengisian daya mobil listrik di rumah pada malam hari.

BACA JUGA : Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Kementerian

“Hanya seperlima dari mobil BBM. Misalnya untuk jarak tempuh Jakarta-Bali, kalau mobil yang pakai premium bisa menghabiskan biaya Rp 1,1 juta, dengan mobil listrik Rp 200 ribu, tambah lagi alam lebih bersih," ucapnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia