Advertisement

Menag Tegaskan Tak Beri Perlindungan Eksklusif kepada Syiah & Ahmadiyah

Newswire
Sabtu, 26 Desember 2020 - 08:47 WIB
Nugroho Nurcahyo
Menag Tegaskan Tak Beri Perlindungan Eksklusif kepada Syiah & Ahmadiyah FOTO ARSIP: Yaqut Cholil Qoumas. - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan setiap warga negara Indonesia berhak mendapat perlindungan hukum menjalankan keyakinannya, tanpa kecuali. Menag juga membantah telah menyatakan akan memberikan perlindungan khusus terhadap kelompok Syiah dan Ahmadiyah.

"Tidak ada pernyataan saya melindungi organisasi atau kelompok Syiah dan Ahmadiyah. Sikap saya sebagai Menteri Agama melindungi mereka sebagai warga negara," katanya menegaskan seperti dikutip Antara, Jumat (25/12/2020).

Pernyataan Gus Yaqut ini sekaligus meluruskan informasi yang terlanjur beredar di publik bahwa Menag akan secara eksklusif melindungi kedua kelompok tersebut.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Selanjutnya, terkait dengan soal toleransi antarumat beragama, Gus Yaqut mengatakan bahwa Kementerian Agama siap menjadi mediator jika ada kelompok tertentu bermasalah dengan dua kelompok tersebut.

"Perlu dialog lebih intensif menjembatani perbedaan. Kemenag akan memfasilitasi," kata mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Oleh karena itu, Gus Yaqut berharap tidak ada lagi persekusi terhadap warga negara karena keyakinan atau ajaran yang dianut, termasuk terhadap pengikut Syiah dan Ahmadiyah.

"Sebagai warga negara mereka tidak boleh dipersekusi. Negara ini negara hukum. Kalau mereka bersalah secara hukum, ya, diadili, bukan dipersekusi," ujar Gus Yaqut.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pembangunan Tol Jogja-YIA Didahulukan untuk Mengakomodasi Wisatawan

Sleman
| Kamis, 29 September 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement