Update Covid-19: Kasus Kematian di 5 Provinsi, Jawa Tengah Paling Tinggi

Ilustrasi - Suasana pemakaman TPU Pondok Ranggon, di Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja
24 Desember 2020 18:37 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat lima provinsi melaporkan kasus kematian tertinggi per Kamis (24/12/2020).

Jawa Tengah mencatatkan kasus kematian terbanyak dan jumlah kumulatif nyaris menyalip DKI Jakarta.

Kelima provinsi dengan kasus kematian tertinggi tersebut adalah Jawa Tengah dengan tambahan 53 kasus kematian, disusul Jawa Timur dengan tambahan 46 kasus kematian, DKI Jakarta 16 kasus, Jawa Barat 10 kasus, dan DI Yogyakarta 8 kasus kematian

Dari tambahan tersebut, jumlah kumulatif kematian di Jawa Tengah mencapai 3.056. Jumlah tersebut hampir menyusul DKI Jakarta sebanyak 3.132 kasus.

Kendati demikian, Jawa Timur tetap mencatatkan kumulatif kematian terbanyak di Indonesia dengan total 5.399 kasus.

Selanjutnya, Jawa Barat mencatatkan total kematian 1.114 orang, dan DI Yogyakarta mencatatkan total kumulatif 214 kematian.

Secara nasional, kasus meninggal per Kamis (24/12/2020) bertambah cukup tinggi 181 orang atau jika ditotal mencapai 20.589 orang.

Adapun, kenaikan kasus positif tercatat sebanyak 7.199 kasus sehingga kumulatif menjadi 692.838 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah sebanyak 5.277 kasus atau kumulatif 563.980.

Tambahan kasus didapat dari jumlah spesimen yang diperiksa per hari ini sebanyak 61.068. Sementara, jumlah orang yang dites sebanyak 40.082.

Dari tambahan jumlah spesimen tersebut, total telah diperiksa 6.987.576 spesimen. Tingkat positivity rate harian Indonesia tercatat sangat tinggi di angka 17,96 persen. Sementara positivity rate secara kumulatif berada di angka 14,8 persen.

Seluruh 34 provinsi saat ini sudah terdampak dan dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, 510 di antaranya sudah mencatatkan infeksi Virus Corona.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki 510 laboratorium yang bisa digunakan untuk menguji RT PCR dan TCM. Sebanyak 385 lab untuk uji RT PCR, 83 lab untuk pemeriksaan TCM, dan 42 sisanya untuk pemeriksaan dengan kedua metode, RT PCR dan TCM.