33 Guru MAN 22 Jakarta Barat Positif Covid-19, Camat: Diduga Setelah Perjalanan Wisata ke Jogja

Ilustrasi - Freepik
03 Desember 2020 12:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Sedikitnya 33 guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 22 Jakarta Barat positif Covid-19. Camat Palmerah, Jakarta Barat, Firman Ibrahim, menduga puluhan guru itu terinfeksi vorus Corona dan memunculkan klaster baru setelah melakukan perjalanan wisata ke Jogja.

Klaster guru tersebut terungkap dari laporan pada 28 November 2020. Kala itu, dua guru terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian, penelusuran kontak dilakukan.

BACA JUGA: 3 Pengawas TPS & 14 Petugas KPPS Gunungkidul Positif Covid-19

“Pas ada kasus konfirmasi, langsung sekolah kami semprotin. kami lakukan kewajiban untuk tracing dengan data-datanya,” ujar Firman Ibrahim di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Firman mengatakan awalnya salah satu guru sempat merasa tidak enak badan, dan menunjukkan hasil reaktif setelah dilakukan tes usap cepat antigen pada 27 November 2020.

“Guru itu merasa tak enak badan setelah study tour bersama para guru lainnya selama lima hari [20-25 November 2020],” ujar Firman.

BACA JUGA: Bagaimana Jika Hasil Tes Swab PCR Berbeda, Apakah Terinfeksi?

Kemudian, dua guru dinyatakan positif. Selanjutnya, tes usap massal terhadap para guru lainnya dilakukan terpisah.

Empat guru lain yang melakukan tes usap pada 28 November lalu dinyatakan positif Covid-19. Kemudian pada 30 November, 10 guru positif dinyatakan positif.

Selanjutnya, 16 guru terkonfirmasi positif setelah tes usap 30 November 2020.

BACA JUGA: Gubernur BI Sebut Masa Kritis Covid-19 Telah Terlewati

Hasil sementara penelusuran, 33 orang positif Covid-19 dan tujuh orang dinyatakan negatif.

“Kami juga kini masih menunggu hasil tes ketiga guru,” ungkap Firman.

Firman memerintahkan lurah dan petugas kecamatan untuk sosialisasi, meminta warga meningkatkan protokol kesehatan dan, penyemprotan disinfektan dilakukan di areal sekolah.

Sumber : Antara