Defisit APBN Melebar pada 2025 karena Bunga Utang yang Dibayarkan Meningkat
Pemerintah menetapkan defisit APBN tahun anggaran 2025 atau pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto melonjak ke kisaran 2,45%-2,82%.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memaparkan materi saat acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (3/12/2020). Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan masa kritis perekonomian Indonesia akibat Covid-19 telah terlewati dan beberapa indikator ekonomi semakin menunjukkan perbaikan. "Selama 9 bulan kita telah berjuang melawan covid-19, Alhamdullilah masa kritis telah berlalu," katanya dalam pertemuan tahunan BI secara virtual, Kamis (3/12/2020).
Perry mengutarakan perbaikan ekonomi terjadi sejalan dengan sinergi yang kuat antara berbagai otoritas kebijakan sehingga stabilitas perekonomian dapat terjaga dengan baik.
"Sinergi itu yang perlu diperkuat untuk membangun optimisme agar ekonomi lebih baik ke depan menuju Indonesia maju," jelasnya.
BACA JUGA : Reaktivasi Pariwisata sebagai Jangkar Ekonomi
Perry menjelaskan perekonomian global juga menunjukkan perbaikan, misalnya di China dan Amerika Serikat, yang didukung oleh stimulus fiskal dan moneter yang meningkat, membaiknya mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.
Ketidakpastian pasar keuangan global juga mereda kata Perry, tercermin dari aliran modal asing yang kembali masuk ke negara emerging market. Melimpahnya likuiditas global dan kebijakan suku bunga rendah yang diterapkan negara maju, juga mengurangi tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Sementara di dalam negeri, Perry optimistis ekonomi akan semakin membaik di kuartal IV/2020 dan akan kembali positif pada kisaran pertumbuhan 4,8 hingga 5,8 persen pada 2021.
"Pertumbuhan ekonomi juga meningkat di seluruh daerah," tuturnya.
Dia menambahkan, pemulihan ekonomi ke depan akan didukung oleh kenaikan ekspor dengan perbaikan ekonomi global, konsumsi dengan stimulus belanja sosial dari pemerintah, investasi dengan stimulus belanja modal, dan investasi swasta dengan UU Cipta Kerja, serta meningkatnya mobilitas manusia dengan adanya vaksinasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemerintah menetapkan defisit APBN tahun anggaran 2025 atau pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto melonjak ke kisaran 2,45%-2,82%.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.