Advertisement
Kelompok Usia 19-59 Tahun Jadi Sasaran Utama Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya
Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Banyaknya orang dengan usia 19-59 tahun yang terinfeksi Covid-19 menjadi alasan kelompok tersebut akan menjadi sasaran prioritas vaksinasi.
Anggota Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, Soedjatmiko menerangkan dari data yang dihimpun hingga 1 Desember 2020, 78,3 persen pasien Covid-19 berusia 19-59 tahun. "Yang meninggal pun sampai 60 persen, umur 19-59 tahun. Ini umur-umur yang rentan," ujarnya dalam diskusi online, Rabu (2/12/2020).
Advertisement
Melihat fakta ini, uji klinis pun hanya dilakukan dengan kelompok umur tersebut. Persetujuan penggunaan darurat (EUA) nantinya hanya diberikan pada mereka yang berusia 19-59 dalam kondisi sehat.
"Kalau yang 19-59 tahun terimunisasi semua atau 70 persen terimunisasi maka yang di atas 59 tahun atau di bawah 18 tahun terlindungi, itu yang disebut herd immunity," jelasnya.
Soedjatmiko menerangkan walaupun sudah divaksinasi, perilaku hidup bersih dan sehat ditambah menerapkan protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Hal ini lantaran virus bisa menempel di tangan, masker, pakaian, jaket, helm, atau permukaan benda lainnya.
"Sebelum sesudah vaksinasi tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, jangan berkerumun, sampai pandemi berakhir, insyaallah pandemi akan bergulir," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
Advertisement
Serangan Jamur Embun Tepung, Rusak Produktivitas Melon Petani Ponjong
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 22 Januari 2026
- Menteri Fadli Zon Resmikan Pengembangan Tahap I Candi Plaosan
- Pohon Tumbang di Sleman Dipicu Angin Kencang Saat Hujan Ekstrem
- Update Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, 22 Januari 2026
- Bangkit dari Tekanan, Anthony Ginting Melaju ke 16 Besar
- BPBD Kekurangan 60 Personel Damkar, Usul Pos Baru Srandakan dan Dlingo
- Masjid At-Taubah Tlogoadi Relokasi Cepat Demi Tol
Advertisement
Advertisement



