Advertisement
Minta Maaf karena Picu Kerumunan, Habib Rizieq: Sangat Antusias Umatnya
Habib Rizieq Shihab melambaikan tangan setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (10/11/2020). Kedatangannya disambut oleh ribuan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia. - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq meminta maaf kepada publik setelah menyebabkan terjadinya kerumunan saat dia kembali ke Indonesia awal November lalu.
"Saya minta maaf ke masyarakat, di bandara, di Petamburan, Tebet, dan Megamendung terjadi penumpukan yang tidak terkendali. Karena sangat antusiasnya umat," katanya saat dialog virtual di akun Youtube Front TV, Rabu (2/12/2020).
Advertisement
Dia mengatakan bahwa DPP FPI tidan akan menggelar kegiatan apapun yang menyebabkan kerumunan. Bahkan jadwal kunjungan ke daerah dihentikan selama pandemi masih berlangsung.
BACA JUGA: Viral Video Azan Diganti Ajakan Jihad, Muhammadiyah Minta Polisi Bertindak
Saat kepulangannya ke Indonesia pada 9 November lalu, ribuan orang memadati Bandara Soekarno Hatta menyambut kedatangan Rizieq dan rombongan setelah bertahan di Arab Saudi sekitar 3,5 tahun lebih.
Beberapa hari berselang, Rizieq mengadakan pernikahan anaknya Najwa Shihab pada 14 November 2020. Meski mengaku tidak mengundang banyak orang, namun ribuan orang terlihat memadati kawasan Petamburan.
Hal ini terjadi lantaran Rizieq mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW usai pernikahan anaknya. Pascakerumunan tersebut puluhan orang dinyataka reaktif Covid-19.
Selain itu, kerumunan juga terjadi setelah dia menghadiri peringatan maulid di kawasan Tebet Jakarta Selatan dan Megamendung, Bogor Jawa Barat.
Pada dialog itu, Pentolan FPI itu mengajak masyarakat mengikuti protokol yang berlaku seperti mencuci tangan.
"Saya ajak semua, dengan semua revolusi akhlak kita pandang pandemi agar bisa wabah ini diangkat oleh Allah, dan juga banyak istighfar, kita tingkatkan ketakwaan," terangnya.
Di sisi lain dia mengaku masih menjalani observasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Kata Rizieq, saat agenda beberapa waktu lalu, pihaknya berulang kali meminta masyarakat menerapkan protokol. Dia juga meminta masyarakat melakukan karantina diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Suara Berisik dari Gudang Bongkar Aksi Pencurian di Godean Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 3 April 2026
- Gelombang Penumpang Kereta Mengular di Awal Libur Paskah
Advertisement
Advertisement







