Anies Sempat Ditegur Jokowi sebelum Mengaku Positif Covid-19,

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
01 Desember 2020 13:17 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi bahwa dirinya positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR pada Selasa (1/12/2020). Anies mengumumkan dirinya positif Covid-19 setelah sebelumnya Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyatakan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumay (27/11/2020).

Pengakuan Anies itu juga disampaikan sehari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah lantaran terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Teguran itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas pada Senin, (30/11/2020).

BACA JUGA : Begini Reaksi Warganet setelah Anies Baswedan Positif

Jika merujuk pada data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, peningkatan kasus postif di Ibu Kota memang cukup fluktuatif dalam sepekan terakhir atau pada periode 22-30 November 2020.

Perinciannya, pada 22 November 2020 DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus positif sebanyak 1.342 dan turun sehari setelahnya menjadi 1.009 orang.

Lalu, pada 25 November 2020 kasus positif di DKI naik cukup tinggi yakni 1.273 kendati menurun lagi satu hari kemudian menjadi 1.064.

Sementara, pada 27-30 November 2020, penambahan kasus positif di DKI Jakarta berturut-turur tercatat 1.436, 1.360, 1.431, dan 1.099.

BACA JUGA : Gubernur DKI Anies Baswedan Positif Covid-19

Secara total hingga 30 November 2020, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 136.861 orang. Adapun, kasus sembuh di DKI tercatat mencapai 123.984 orang, sedangkan total kasus meninggal mencapai 2.660 orang.

Menanggapi adanya peningkatan kasus harian Covid-19 di Provinsi Jateng dan DKI Jakarta, Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di tengah pandemi.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta kepala daerah di provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta untuk lebih optimal dalam penanganan Covid-19 karena terjadi penambahan signifikan kasus positif dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA : Dinyatakan Positif Covid-19, Anies Baswedan Jalani Isolas

Seperti diketahui, pada Minggu (29/11/2020) kasus baru konfirmasi positif Covid-19 sempat menembus rekor tertinggi yaitu bertambah 6.267 orang sehingga totalnya menjadi 534.266 kasus.

Adapun, kasus sembuh Covid-19 bertambah 3.810 orang sehingga totalnya menjadi 445.793 kasus, sedangkan kasus meninggal bertambah 169 kasus sehingga totalnya menjadi 16.815 kasus.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia