Truk Muatan Kertas Tabrak Kendaraan dan Rumah, Empat Orang Tewas
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Ilustrasi penanganan jenazah korban pandemi Covid-19/Istimewa-Polda DIY
Harianjogja.com, SOLO - Baru-baru ini, aplikasi perpesanan WhatsApp digegerkan oleh kabar yang menyebut bahwa RSUD dr Moewardi Solo salah mengirim jenazah pasien Covid-19 pada Rabu (18/11/2020).
Dalam tangkapan layar yang beredar terdapat sebuah foto mobil oranye dengan sejumlah orang berpakaian hazmat. Tulisan yang melengkapi foto itu menyebut, “Peristiwa heboh, jenazah Covid-19 RS dr. Muwardi tertukar.”
Menanggapi informasi tersebut, Direktur RSDM Solo, Cahyono Hadi, membantah. Dia menyebut informasi itu kurang tepat.
Jenazah itu tidak tertukar namun salah antar. Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi, di mana sejumlah petugas ditugaskan mengantarkan jenazah pasien Covid-19 ke daerah asalnya di Pati, Jawa Tengah.
Baca juga: Corona di Jogja Melonjak, Ketersediaan Bed Pasien Covid-19 Makin Menipis
Namun, sesampainya di sana, jenazah tersebut rupanya bukanlah pasien asal Pati. Melainkan jenazah lain yang meninggal pada hari yang sama asal Kecamatan Simo, Boyolali.
“Jadi salah kirim karena keluarga pasien asal Pati ini tidak ada yang mendampingi. Seperti ditinggal begitu saja. Begitu jenazah tiba di Pati, ternyata barang-barang yang diikutkan ambulans itu bukan milik pasien. Lalu baru sadar kalau petugas salah mengirim jenazah. Akhirnya, jenazah yang kami bawa ke Pati ini kami antar kembali ke Simo,” kata dia, dihubungi Solopos.com, Rabu.
Cahyono mengatakan jenazah keduanya tidak tertukar lantaran jenazah pasien asal Pati belum diberangkatkan dari RSUD dr Moewardi Solo. Setelah kekeliruan itu disadari, petugas langsung menyesuaikan dan melanjutkan tugasnya.
Baca juga: Jokowi Banggakan Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Indonesia
“Salah kirim, ya, bukan tertukar. Karena jenazah asal Pati ini belum kami berangkatkan. Keluarga tidak mengarahkan, bahkan sampai menjelang pengantaran itu, enggak ada yang merawat barang-barangnya,” ucap Cahyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.009 per dolar AS setelah Perry Warjiyo mundur. Pasar menyoroti sentimen geopolitik dan risiko fiskal.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.