Sudah Kena Denda Rp50 Juta, Rizieq Shihab Bisa Didenda Lagi Rp100 Juta Jika...

Anies Baswedan duduk paling kiri, di sebelahnya ada Rizieq Shihab, disusul Tengku Zulkarnain, dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq) yang duduk paling kanan. JIBI - Bisnis/Nancy Junita/Instagram @tengkuzulkarnain.id
16 November 2020 11:27 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah dikenakan denda akibat menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kini ia diancam denda progresif apabila terulang lagi.

Diketahui, Rizieq telah dikenakan denda maksimal sejumlah Rp50 juta seusai menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan anaknya yang dihadiri oleh ribuan simpatisan.

"Gubernur Anies telah mengirimkan tim yang dipimpin oleh Kasatpol PP untuk menyampaikan surat denda administrasi sejumlah Rp50 juta kepada panitia yang menyelenggarakan acara tersebut. Denda ini denda tertinggi. Apabila di kemudian hari masih terulang kembali menurut Gubernur Anies, denda tersebut akan dilipatgandakan menjadi Rp100 juta," kata Ketua Satgas Covid-19 Doni Munardo dalam tayangan Youtube BNPB yang dikutip pada Senin (16/11/2020).

Baca juga: Warga Pengok Kidul Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi dengan Kedai Casper

Doni menjelaskan Satpol PP DKI menerjunkan 200 personel pada malam saat acara Maulid dan pernikahan putri Rizieq yang diselenggarakan pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

Lantaran, ditemukan pelanggaran protikill kesehatan, sehingga Satpol PP akhirnya memberikan sanksi kepada pihak Habib Rizieq.

"Tim Satpol PP pun telah menggelar lebih dari 200 personel untuk melihat kondisi yang ada di lapangan. Sehingga tadi pagi tim gabungan Satpol PP mengambil keputusan terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan," paparnya.

Dia pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjatuhkan sanksi denda administratif kepada Rizieq. Doni menilai Anies telah melakukan langkah terukur menyikapi kerumunan pada acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq.

Baca juga: Warga Jrakah Enggan Mengungsi ke Selatan dan Barat Jika Merapi Erupsi, Ini Alasannya

"Saya selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur DKI Bapak Anies Baswedan yang telah mengambil langkah-langkah terukur terhadap adanya pelanggaran dari suatu kegiatan yang diselenggarakan di Petamburan," ucapnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI memberi sanksi administrasi kepada pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebesar Rp50 juta.

Sanksi itu diberikan terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam acara akad nikah putri Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Sabtu (14/11/2020) malam di kawasan Petamburan 3, Jakarta Pusat.

Sanksi itu tertuang dalam surat resmi Satpol PP bernomor 2250/-1.75 yang ditujukan kepada Rizieq Shihab selaku penyelenggara pernikahan dan FPI sebagai panitia penyelenggara acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Terhadap pelanggaran tersebut saudara dikenakan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp50 juta,” dikutip dari surat yang ditandatangani oleh Kepala Satpol PP DKI Arifin, seperti dikutip Tempo.

Berdasarkan surat tersebut, ada 2 aturan yang dilanggar, yaitu Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Pergub DKI Jakarta Nomor 80 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Arifin mengunjungi kediaman Rizieq Shihab di Jalan Petamburan 3, Jakarta Pusat. Kedatangannya dalam rangka menyampaikan adanya pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang digelar imam besar FPI itu.

“Berkenaan dengan penegakan protokol Covid, ya,” ujar Arifin di lokasi.

Da mengatakan sejumlah acara yang digelar di Petamburan diduga melanggar protokol kesehatan dan akan dikenakan sanksi. “Iya, kena (sanksi),” kata dia.

Menurut Arifin, Rizieq menyambut baik pemberian surat sanksi tersebut. “Ya, responsnya baik. Menerima kami untuk menegakkan aturan kedisiplinan. Intinya sudah saya sampaikan dan sudah dikenakan denda. Sudah diselesaikan,” kata Arifin.

Sumber : Bisnis.com