Di Asia Tenggara, Masyarakat Indonesia Paling Optimistis Hadapi Covid-19

Reisa Broto Asmoro - BNPB
14 November 2020 05:17 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan berdasarkan survei IPSOS dan Nielsen, masyarakat Indonesia diketahui paling optimistis dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Asia Tenggara. Hal ini tak lepas dari tingginya angka kesembuhan di dalam negeri.  

Recovery rate [rasio kesembuhan] dari seluruh total kasus Covid-19 mencapai 82,84 persen. Angka sembuh dan selesai isolasi Covid-19 meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu 80,51 persen,” katanya melalui diskusi virtual, Jumat (13/11/2020).

Di sisi lain pemerintah juga terus mendistribusikan obat penanganan Covid-19 dengan cukup. Obat diberikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 779 rumah sakit di seluruh Indonesia hingga Desember.

Baca juga: Kasus Positif Tembus Rekor! Ini Penjelasan Jubir Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito

Gia Pratama Putra, dokter kepala Instalasi Gawat Darurat salah satu rumah sakit di Jakarta, menjelaskan bahwa untuk menurunkan risiko infeksi, yang harus dilakukan adalah menurunkan jumlah virus.

Caranya melakukan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta meningkatkan imunitas tubuh.

Cara meningkatkan imunitas ini tambahnya ada tiga. Pertama, memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup dan baik. Artinya sayur dan buah harus dikonsumsi setiap hari.

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 Disiapkan di Barang Pengungsian Merapi

Kedua, istirahat yang cukup. Berdasarkan penelitian terbaru, manusia idealnya tidur 6-7 jam, tidur sebelum jam 11 malam, dan bangun sebelum jam 5 pagi.

“Terakhir, olahraga rutin. Ini banyak yang tidak dilakukan di saat kita bekerja dari rumah. Padahal ada banyak olahraga yang bisa dilakukan di dalam rumah,” jelasnya.

Sumber : Bisnis.com