Advertisement
Prabowo: Perdamaian Dunia Butuh Keadilan dan Kesejahteraan
Presiden Prabowo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa upaya menjaga perdamaian tidak cukup hanya mengandalkan doa dan harapan. Menurutnya, perdamaian harus diwujudkan melalui kerja keras negara dalam menciptakan kesejahteraan serta keadilan bagi seluruh rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa stabilitas dan perdamaian hanya dapat tercapai apabila negara mampu mengatasi persoalan mendasar seperti kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan masyarakat.
Advertisement
"Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras mencapai kesejahteraan dan keadilan," ujar Prabowo.
Presiden juga menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan kondisi tersebut karena dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan tersebut, menurutnya, menjadi modal penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional.
BACA JUGA
"Kita sadari, tidak mungkin (perdamaian, red) jatuh dari langit tanpa ikhtiar dan usaha keras dari kita semua. Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang sangat besar," ujar Presiden.
Dalam pidatonya, Kepala Negara menekankan bahwa para pemimpin memikul tanggung jawab besar untuk mengelola kekayaan negara secara bijak dan berkeadilan. Pengelolaan sumber daya yang tepat diharapkan mampu mencegah terjadinya ketimpangan serta memastikan tidak ada warga negara yang hidup dalam kondisi terlantar.
Prabowo menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat Indonesia sekaligus memastikan negara hadir dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai Presiden dirinya selalu berpegang pada amanat konstitusi yang menegaskan kewajiban negara untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan suku, ras, maupun agama. Menurutnya, setiap warga negara berhak dijaga, diurus, dan dibina oleh negara.
Selain menyoroti kondisi dalam negeri, Prabowo turut menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Dalam hubungan internasional, Indonesia akan terus mendorong kerja sama serta menjalin persahabatan dengan berbagai negara sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas global yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
- Judi Online Bali Dibongkar, Mahasiswi Terlibat Jaringan Kamboja
- Kecelakaan Kereta Bekasi Disorot Ombudsman RI
- Duka Korban Kecelakaan KA Bekasi, Kisah Adelia dan Nurlaela
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update Daftar 15 Nama Korban MD Kecelakaan KA di Bekasi Timur
- Kartini Ride Surakarta: Touring Yamaha Classy Tiga Generasi
- KPPU Selidiki Dugaan Monopoli TikTok Shop, Ini Duduk Perkaranya
- Susi Pudjiastuti Jadi Komut Bank BJB, Ini Susunan Direksi Baru
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Prabowo Minta Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi dan Komunitas
Advertisement
Advertisement









