Komodo Mengadang Truk, Melanie Subono: Yang Kami Ajak Bicara Tembok Uang Tanpa Hati

Seekor komodo menghadang truk perusak habitatnya-(Instagram - @gregoriusafioma)
26 Oktober 2020 19:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Aktivis lingkungan Melanie Subono angkat suara ihwal foto seekor komodo mengadang sebuah truk.

Viral di media sosial foto seekor komodo mengadang truk di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo. Foto itu menuai reaksi Melanie Subono.

Dalam foto yang kini menjadi perbincangan, tampak seekor komodo tertangkap kamera mengadang truk pengangkut di kawasan pembangunan 'Jurassic Park' Pulau Komodo.

Potret tersebut lantas dibagikan ulang oleh Melanie Subpno melalui akun Instagram pribadinya.

Ia tampak menyesalkan foto tersebut. Perempuan 41 tahun tersebut menuliskan kritik terhadap pemerintah.

"Sebelum tidur, mari merenung ... apalagi yang belum dihancurkan beliau beliau," tulis Melanie seperti dikutip, Senin (26/10/2020)

Melanie Subono pun menyampaikan permohonan maaf lantaran merasa tidak bisa menjaga habitat alami komodo. Ia memikirkan nasib komodo apabila proyek Jurassic Park tetap dilanjutkan.

"Maaf kan kami komodo ... hotel dll bukan habitat mu, yang kami ajak bicara hanyalah tembok uang tanpa hati. Batu. Semoga reinkarnasi nya pada jadi kecoak nanti," sambungnya.

Sebelumnya, sebuah akun Twitter yang berfokus menjaga Taman Nasional Komodo pun turut mencuitkan keprihatinan atas pembangunan proyek tersebut.

"Sedih! Komodo berhadap-hadapan dengan truk proyek bangunan Wisata Jurassic di Pulau Rinca. Untuk pertama kalinya komodo-komodo ini mendengar deru mesin-mesin mobil dan menghirup bau asapnya. Akan seperti apa dampak proyek-proyek ini ke depannya? Masih adakah yang peduli dengan konservasi?" cuit akun @KawanBaikKomodo yang telah menyoroti proyek tersebut pada 23 Oktober.

Akun tersebut pun juga mengunggah video terbaru mengenai proyek pembangunan Jurassic Park di Taman Nasional Komodo, serta penolakan warga setempat yang akan dipindahkan dari Pulau Komodo sebagai bagian dari proyek wisata premium.

Unggahan tersebut memicu reaksi keras dari aktivis lingkungan hingga terbit tagar #SaveKomodo dan petisi selamatkan komodo.

Dalam cuitannya, warga menyinggung nama Presiden Jokowi, kementerian lingkungan hidup, kementerian pariwisata hingga kementerian pekerjaan umum. Mereka berharap agar proyek Jurassic Park dihentikan.

"Tolong Retweet u sampaikan ke Presiden @jokowi untuk:
1. Cabut semua izin investasi dalam habitat Komodo
2. Hentikan branding “Jurassic Park”
3. Revisi desain bangunan perusak ekosistem
4. Hentikan proyek wisata eksklusif yg relokasi warga
5. Penuhi hak warga dlm kawasan," tulis akun tersebut lengkap dengan tagar #SaveKomodo.

Sumber : Suara.com