Advertisement

Gus Nur Diringkus Polisi, Ini Respons Lakpesdam PBNU

Oktaviano DB Hana
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Gus Nur Diringkus Polisi, Ini Respons Lakpesdam PBNU Gus Nur - Instagram @gusnue38official

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meringkus Sugi Nur Raharja atau yang akrab disapa Gus Nur Sabtu (24/10/2020) dan menetapkannya sebagai tersangka penyebaran ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Rumadi Ahmad, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, memberikan dukungan penuh kepada Bareskrim Polri yang telah menangkap Gus Nur. Pasalnya, kata dia, Gus Nur seringkali menyebar kebencian terutama kepada NU.

Advertisement

"Apa yang dilakukan Nur Sugi sama sekali tidak mencerminkan ahlakul karimah seorang muslim yang harus menebarkan kasih sayang. Umat Islam perlu berhati-hati dengan orang seperti ini. Jangan pernah menjadikan orang seperti ini sebagai rujukan dalam beragama," jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (24/9/2020).

Rumadi menilai langkah Bareskrim Polri bukan saja penegakan hukum, tetapi juga merupakan upaya menjaga agar harmoni di masyarakat. Langkah itu, sebutnya, perlu diapresiasi bersama.

"Untuk itu Polri jangan pernah ragu melakukan tindakan hukum kepada Nur Sugi," ujarnya.

Lakpesdam PBNU, jelas Rumadi, berpandangan bahwa seyogyanya penegakan hukum tidak hanya dialamatkan kepada Nur Sugi, tetapi juga kepada pihak yang memroduksi dan menyebarkan konten ujaran kebencian melalui kanal YouTube terkait.

"Lakpesdam PBNU percaya, Polri akan melalukan penagakan hukum secara adil. Warga NU juga tidak perlu terpancing dan melakukan tindakan yang tidak perlu," imbuh Rumadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April

Jogja
| Rabu, 08 April 2026, 21:37 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement