Punya Side Hustle Tapi Uang Cepat Habis? Ini Cara Ngaturnya!
Punya side hustle tapi uang tetap habis? Ini cara mengatur penghasilan tambahan agar benar-benar jadi tabungan dan investasi masa depan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi strategis Indonesia dalam peta global, dengan menyebut sekitar 70 persen kebutuhan energi dan jalur perdagangan Asia Timur melintasi perairan nasional.
Pernyataan itu disampaikan dalam taklimat pada rapat kerja pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Rabu, sebagai pengingat pentingnya kesadaran geopolitik di tengah dinamika konflik internasional.
Jalur Vital Dunia Ada di Indonesia
Prabowo menyoroti sejumlah jalur laut strategis yang berada di wilayah Indonesia, seperti Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Makassar.
Menurutnya, jalur-jalur tersebut menjadi urat nadi distribusi energi dan perdagangan global, khususnya bagi negara-negara Asia Timur.
“Sadar kah kita bahwa 70 persen kebutuhan energi Asia Timur dan perdagangan melewati laut Indonesia,” ujarnya.
Belajar dari Konflik Timur Tengah
Ia menilai konflik di kawasan Timur Tengah yang sempat berdampak pada penutupan Selat Hormuz menjadi pelajaran penting.
Penutupan jalur tersebut memicu kepanikan pasar global serta lonjakan harga minyak dunia, menunjukkan betapa krusialnya jalur distribusi energi.
Indonesia Punya Posisi Tawar Tinggi
Dengan letak geografis tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi tawar tinggi di mata dunia. Namun, Prabowo mengingatkan bahwa potensi itu harus diimbangi dengan tata kelola negara yang kuat dan tepat.
Ia juga menyinggung besarnya kekayaan sumber daya alam Indonesia yang bisa menjadi modal menuju kemakmuran jika dikelola optimal.
“Kita sering tidak sadar betapa besarnya dan kayanya bangsa ini,” katanya.
Waspadai Ancaman dan Adu Domba
Prabowo turut mengingatkan adanya potensi ancaman dari pihak asing yang ingin menguasai sumber daya Indonesia, termasuk melalui strategi adu domba.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan nasional serta mempercepat kemandirian di sektor strategis seperti pangan dan energi.
Satu Tahun Jadi Periode Kritis
Presiden menilai satu tahun ke depan sebagai periode krusial dalam memperkuat ketahanan nasional.
“Dalam 12 bulan ke depan ini sangat menentukan. Setelah itu, kita akan menjadi negara yang sangat kuat,” tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan urgensi konsolidasi nasional agar Indonesia mampu menghadapi tekanan dan dinamika global yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Punya side hustle tapi uang tetap habis? Ini cara mengatur penghasilan tambahan agar benar-benar jadi tabungan dan investasi masa depan.
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat
Alwi Farhan tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah tiga gim dari Ayush Shetty. Hasil ini mengakhiri momentum positif yang dibangun di Japan
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Gempa M5,5 mengguncang Gayo Lues, Aceh. BMKG memastikan gempa dipicu Sesar Oreng dan tidak berpotensi tsunami
Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi tuan rumah World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026, kongres alumni Jesuit terbesar di dunia