Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Najwa Shihab./JIBI-Bisnis Indonesia.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal atau Gus Sahal menilai aksi relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan presenter Najwa Shihab ke polisi, terkesan norak.
Hal itu disampaikan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as.
Dalam cuitannya, Gus Sahal mengunggah beberapa foto tangkapan layar pemberitaan mengenai relawan Jokowi yang melaporkan Najwa Shihab karena acara wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
"Norak banget sih Relawan Jokowi Bersatu yang ngelaporin Najwa ke polisi," kata Gus Sahal seperti dikutip Suara.com, Selasa (6/10/2020).
Gus Sahal menyebut cara para pendukung Jokowi melakukan pembelaan terhadap Jokowi dengan melaporkan Najwa Shihab tidak bermutu.
Ia sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh para pendukung Jokowi tersebut.
Meski demikian, Gus Sahal mengaku bersyukur laporan tersebut ditolak oleh kepolisian.
Polisi mengarahkan para relawan yang hendak mempolisikan Najwa untuk melaporkannya ke Dewan Pers, bukan kepolisian.
"Ini cara yang enggak mutu dalam belain Jokowi. Syukurlah ditolak polisi," tuturnya.
Untuk diketahui, kelompok Relawan Jokowi tersebut melaporkan Najwa Shihab yang dinilai telah merundung Menkes Terawan. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Sombarto.
"Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela presiden, karena Menkes Terawan adalah representasi dari Presiden Joko Widodo dan saatnya kami relawan bersuara karena kami takutkan kejadian Najwa Shihab akan berulang," jelasnya.
Dorongan Mandiri
Silvia juga mengaku bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya tersebut tidak diketahui oleh Menkes Terawan. Ia berdalih bahwa laporan itu dibuat atas dorongan mandiri selaku relawan Jokowi.
"Menteri ini adalah representasi dari Jokowi dan Presiden Jokowi adalah kami relawannya. Jadi apapun yang terjadi dengan presiden dan pembantunya ya kami harus bersuara," tutur Silvia.
Lebih lanjut lagi, dalam usaha pelaporannya pihak Silvia menyertakan sejumlah bukti berupa rekaman video.
"Video dari YouTube, otomatis, tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan di dalam sana nanti," imbuhnya.
Laporan Relawan Jokowi Bersatu tersebut telah diterima leh pihak Polda Metro Jaya. Namun, Polda Metro Jaya menolak laporan Relawan Jokowi Bersatu tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Quang Hai absen membela Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera pergelangan kaki. Kim Sang-sik memanggil Minh Khoa.